JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kris Cantra Sebut Pebentukan Ganjarist Tidak Diprakarsai atau Diinisiasi Oleh Ganjar Pranowo

Deklarasi Kelompok Relawan Ganjarist atau Ganjar Pranowo untuk Indonesia Satu di Hotel Neo+ Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa 1 Juni 2021. Tempo.co
PPDB
PPDB
PPDB

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Deklarasi kelompok relawan Ganjar Pranowo untuk Indonesia Satu atau disingkat Ganjarist dilakukan pada 1 Juni 2021 lalu.

Terkait hal itu Ketua Ganjarist, Kris Cantra, menyatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak tahu-menahu soal deklarasi terebut.

Kris juga menyebut bahwa Ganjarist tidak diprakarsai atau diinisiasi Ganjar Pranowo, tetapi murni gerakan moril yang terdiri dari orang-orang dengan berbagai profesi.

“Perlu ditekankan bahwa Ganjarist ini bukan diprakarsai atau diinisiasi oleh beliau (Ganjar Pranowo). Ini adalah murni diinisiasi oleh gerakan moril bersama kawan yang tergabung dalam Ganjarist dari berbagai profesi di dalamnya,” kata Kris saat dihubungi Tempo pada Kamis, (3/6/2021).

Staf ahli Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto ini menyebut, Ganjarist juga bukan atas prakarsa bosnya. Sidarto dulu merupakan salah satu orang yang pertama kali mengusung Joko Widodo menjadi capres.

“Tidak ada hubungan dengan Pak Sidarto, karena beliau pun saya rasa tidak mengetahui apa itu Ganjarist. Beliau masih fokus sebagai Wantimpres,” tuturnya.

Ketua Umum Ganjarist Mazdjo Pray menuturkan kelompok relawan Ganjarist terdiri dari berbagai unsur dan latar belakang, mulai dari aktivis, pengusaha, profesional, ibu rumah tangga, hingga mahasiswa. Ia berujar orang-orang yang tergabung dalam kelompok ini memiliki kepentingan yang sama untuk mendorong Ganjar menjadi Capres 2024. Mayoritas dari relawan, lanjut dia, juga merupakan pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pilpres sebelumnya.

Mazdjo mengklaim Ganjarist memiliki jaringan di berbagai daerah. Selain di Jakarta, Ganjarist dideklarasikan di Bali, Pontianak, dan Nusa Tenggara Barat. Ia mengatakan ada juga Ganjarist di luar negeri, yakni di Belanda, Jerman, Tokyo. “Swedia juga sudah mempersiapkan kepengurusan,” kata Mazdjo saat ditemui di Hotel Neo+ Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Juni 2021.

Ia mengatakan pendanaan kelompok relawan ini berasal dari patungan anggotanya. Menurut Mazdjo, basis gerakan relawan adalah gotong-royong.

“Jadi relawan itu biayanya enggak besar, kami misalnya makan seperti ini, patungan lima puluh ribu, alhamdulillah ngumpul,” kata Mazdjo di Hotel Neo+ Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Juni 2021 saat deklarasi relawan untuk Ganjar Pranowo. #tempo