JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Soal Kasus Mesum Kebun Teh Kemuning, Wakil Ketua DPRD Karanganyar Imbau,  Jika Mau Diproses Hukum Harus Adil

Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Tony Hatmoko / Foto: Beni Indra
PPDB
PPDB
PPDB

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Kasus beredarnya  video dua ABG mesum di objek wisata kebun teh, Kemuning, Ngargoyoso, Minggu (6/6/2021) mendapat sorotan Wakil Ketua DPRD Karanganyar Tony Hatmoko SE.

Tony meminta jika kasus itu mau diproses hukum,  sebaiknya secara adil,  yakni kedua pihak baik pelaku mesum dan oknum yang membocorkan video.

Alasannya jika yang diproses hanya satu pihak oknum pembocor video maka tidak bijaksana,  sebabnya perbuatan mesum di tempat umum secara moral juga tidak baik meskipun itu adalah ranah pribadi dan sulit juga terjerat hukum.

Namun setidaknya, jika pelaku juga diproses bersama oknum pembocor video, maka ada unsur edukasi juga bahwa perbuatannya melanggar norma kesopanan umum.

“Saya pribadi sebenarnya bisa memahami dua ABG mesum ditempat wisata sulit terjerat hukum karena itu ranah privasi. Namun jika si pembocor video yang diproses hukum juga kasihan karena disatu sisi pelaku mesum bebas tidak terjerat sedangkan perbuatannya melanggar norma kesopanan umum,” tandas Tony Hatmoko kepada JOGLOSEMARNEWS, Rabu (9/6/2021).

Untuk itu Tony menyarankan sebaiknya kasus itu tidak diperpanjang apalagi sampai proses hukum, namun lebih pada edukasi saja terhadap kedua belah pihak agar kasus tidak terulang kembali.

Dengan kata lain, lanjut Tony, kasus itu dianggap sebagai pembelajaran untuk publik luas mengingat video ini sudah viral.

Diakui Tony kasus seperti itu mungkin tidak menjadi heboh jika videonya tidak tersebar luas, meskipun disatu sisi perbuatan mesum dua ABG juga tidak baik sebab jika dibiarkan bisa jadi kawasan objek wisata kebun teh kemuning makin liar.

“Tidak bisa kita pungkiri jika adegan mesum berciuman itu terjadi di objek wisata di Pantai Bali dan luar jawa pemandangan seperti itu sudah biasa dan maklum. Namun menjadi tanda tanya ketika mesum  dilakukan di Kemuning menjadi viral,” jelasnya.

Ekses yang menjadi viral inilah, lanjut Tony,  yang mestinya dicarikan solusi yakni perlunya edukasi dan antisipasi kepada warga yang berkunjung di tempat wisata agar bisa menjaga dari potensi mesum dan tindakan yang melanggar moral umum.

Sebagai informasi publik dihebohkan dengan tersebarnya video adegan mesum dua ABG berciuman di obyek wisata kebun teh Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Minggu (6/6/2021).

Pada video itu tampak jelas kedua ABG berciuman mesra ditengah kebun teh dan terekam kamera CCTV milik Pemdes Kemuning. Sejurus kemudian video mesum itupun tersebar luas sehingga menjadi permasalahan tersendiri karena pelaku penyebaran video mesum itu berpotensi bisa dijerat UU ITE. Beni Indra