JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

5 Alasan Mengapa Kafe Letong Sragen Ditutup Padahal Diklaim Jadi Penghidupan Banyak Orang dan Ratusan Cewek LC!

Stiker peringatan yang dipasang untuk menyegel kios di kafe letong Pasar Nglangon Sragen. Foto/Wardoyo


SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Riwayat kafe letong di kompleks Pasar Hewan Nglangon, Karang Tengah, Sragen, resmi berakhir, Kamis (1/7/2021).

Pemkab memutuskan menyegel semua kios dan akan mengembalikan ke fungsi sebagaimana peruntukkannya.

Meski diklaim banyak menghidupi orang dan ratusan perempuan pemandu karaoke, Pemkab tidak punya pilihan lain kecuali menutupnya.

Sebab keberadaan kios-kios yang disulap menjadi karaoke di malam hari itu dinilai melanggar aturan.

Advertisement
Baca Juga :  Masih Level 3, Sragen Belum Berani Buka Obyek Wisata. Bupati: Tunggu Koordinasi Dulu!

Tercatat ada lima poin alasan utama penutupan kafe letong. Sekda Sragen, Tatag Prabawanto menyampaikan alasan pertama adalah kios-kios di kafe letong dinilai dipergunakan yang tidak sesuai peruntukkan awal yakni sebagai kios pendukung operasional pasar hewan Nglangon.

Kedua, kios-kios itu selama ini difungsikan untuk karaoke, menjual miras dan lainnya.

Ketiga, kafe letong melanggar Perda No 12/2004 tentang Penyelenggaraan Perizinan. Keempat melanggar Perda No 3/2018 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol.

Baca Juga :  Menguak Pusaran Korupsi Mantan Kapolsek di Sragen AKP SR. Kenal Wakil Ketua DPR Awal 2020, September Langsung Disetor Rp 3 Miliar, Total Terima Rp 11,5 Miliar

Poin terakhir melanggar Perda No 1/2019 tentang Jasa Umum. Karenanya
Tatag menguraikan penyegelan akan dilakukan permanen. Selanjutnya, los akan dikembalikan sesuai peruntukkan awal.

“Boleh digunakan untuk warung makan dan usaha yang mendukung keberadaan pasar hewan,” terangnya.

Tatag menyebut penutupan dilakukan setelah sebelumnya tiga kali surat peringatan belum juga diindahkan.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua