JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Asrama Haji Donohudan Untuk RS Darurat Covid-19, Pasien Berat Tetap Dirujuk ke RS di Solo

Pasien OTG berjemur di halaman belakang Asrama Haji Donohudan /Foto: Waskita


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Meskipun Asrama Haji Donohudan (AHD) bakal difungsikan sebagai RS darurat covid-19, namun pasien dengan gejala berat tetap dirujuk ke RS di Solo. Pasalnya, RS darurat covid-19 di AHD tidak akan menyediakan fasilitas ICU.

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa mengatakan, AHD yang berada di Boyolali terus melakukan persiapan menuju operasional RS darurat covid-19. Akhir pekan ini, AGD ditargetkan sudah dapat beroperasi sebagai RS darurat covid-19.

“Besok pagi sudah mulai disiapkan. Untuk pasien nantinya akan ditempatkan di lantai dua. Lantai satu akan digunakan untuk high care unit (HCU),” paparnya, Jumat (16/7/2021).

Fasilitas HCU di AHD memiliki kapasitas delapan tempat tidur. Selain itu, RS darurat covid-19 nantinya akan menerima pasien dari wilayah Soloraya.

Baca Juga :  1.079 Berita Hoaks Covid-19 Bertebaran dan Bahayakan Penanganan Pandemi

“Nanti kalau ada yang berat, tetap dirujuk ke RS rujukan di Solo,” imbuh Teguh.

Sebelumnya, AHD diharapkan mulai beroperasi sebagai RS khusus covid-19 tingkat sedang akhir pekan ini. Hal Itu dilontarkan Ketua Gugus Covid-19 Kementrian PUPR, Danis Hidayat Sumadilaga saat melakukan kunjungan ke AHD, Kamis (15/7/2021).

Menurut Danis, kapasitas RS khusus covid-19 tingkat sedang di AHD kali ini dapat menampung 465 pasien (bed). Selain itu, fasilitas juga akan ditambah dengan delapan bed untuk HCU (high care unit).

“Kita sudah melihat kemungkinan membangun RS covid di sini (AHD). Nanti diharapkan dapat menampung pasien dengan status berat, sedang dan kriitis. Dibantu oleh Pemda dan Kementerian PUPR. Mudah-mudahan Sabtu atau Minggu ini bisa mulai menjadi RS sedang,” paparnya. Prihatsari