JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Diapit 3 Provinsi, Petugas Penyekatan di 4 Pintu Masuk Wonogiri Selama PPKM Darurat Terapkan Tindakan Tegas Namun Humanis

Pemeriksaan pengguna jalan di pintu masuk Wonogiri, Desa Biting, Kecamatan Purwantoro. Dok. Kodim 0728


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Berada di jalur strategis yang diapit tiga provinsi, menjadikan tim Satgas Penanganan COVID-19 Wonogiri tetap tak lengah pada pengurangan mobilitas masyarakat. Penyekatan di pintu masuk diperketat.

Petugas yang berjaga di lokasi titik penyekatan bakal bertindak tegas terhadap semua pelanggar. Namun demikian tetap mengedepankan sisi humanisme.

Sebagaimana diketahui Wonogiri diapit provinsi Jateng, Jatim, dan DIY. Terdapat empat titik penyekatan bagi kendaraan yang akan masuk wilayah Kabupaten Wonogiri. Di antaranya Kecamatan Selogiri yang berbatasan dangan Kabupaten Sukoharjo, Kecamatan Pracimantoro berbatasan dengan Kabupaten Gunung Kidul Provinsi DIY, Kecamatan Giriwoyo berbatasan dengan Kabupaten Pacitan Jatim dan Kecamatan Purwantoro yang berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo Jatim.

Seperti yang dilaksanakan petugas gabungan di pos penyekatan Desa Biting Kecamatan Purwantoro, petugas memeriksa kelengkapan pengendara dan kendaraan. Danramil Kapten Inf Hengki Nurchayadi mengingatkan para petugas yang bertugas agar selalu menjalin sinergi dalam melaksanakan tugas.

Baca Juga :  Selamat Tinggal Kekeringan di Pracimantoro Wonogiri, Desa Terdampak Selama ini Sudah Terfasilitasi PDAM

Dia juga mengingatkan petugas agar tetap melakukan penindakan secara tegas dan humanis.

“Untuk petugas jangan ragu lagi menindak pada pelanggar karena kita sudah mempunyai payung hukum yang jelas, namun tetap humanis,” jelas Danramil, Senin (12/7/2021).

Danramil juga mengimbau masyarakat mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam pemberlakuan PPKM Darurat ini. Sebab adanya aturan dari pemerintah ini demi masyarakat juga.

Ini demi kebaikan dan keselamatan kita bersama. Tanpa adanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat, pencegahan penyebaran COVID-19 ini akan sulit di lakukan. Untuk itu marilah kita saling bekerja sama dan mendukung pemerintah dalam penanganan penyebaran COVID-19,” tegas dia. Aris