JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Duh, Omzet Peternak Hewan Kurban Turun 50 Persen Padahal Menjelang Idul Adha Loh, Fakta ini yang Sesungguhnya Terjadi

Wisnu Tri Pranoto di antara ratusan kambing kurban miliknya yang siap kirim. Foto : istimewa


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kalangan peternak hewan kurban di Wonogiri mengaku mengalami penurunan omzet menjelang Idul Adha atau hari raya Kurban tahun ini. Tidak tanggung-tanggung penurunan itu hingga mencapai 50 persen.

Masih adanya pageblug pandemi COVID-19 menjadi penyebab adanya penurunan omzet. Terlebih saat ini masih berlangsung PPKM Darurat.

Kendati demikian permintaan hewan kurban di sejumlah daerah eks Karesidenan Surakarta dan sekitarnya mengalami peningkatan.

Pemilik peternakan domba dan kambing “Berkah Dalem Linangkung Farm” di Ngadirojo Wonogiri, Wisnu Tri Pranoto mengatakan, saat ini populasi ternak di kandang menjelang idul adha tahun 2021 ini cukup banyak. Yakni berkisar 250 ekor domba dan kambing jantan siap sembelih.

Kisaran harga jual domba dan kambing sedikit mengalami peningkatan jika dibanding hari biasa. Peningkatan mencapai Rp150-200 ribu per ekornya, untuk bobot domba berkisar antara 20 hingga 30 kilogram.

Wisnu mengatakan di saat PPKM darurat lantaran pandemi COVID-19 masih berlangsung di indonesia, omzet penjualan domba dan kambing di peternakannya mengalami penurunan cukup signifikan. Kisarannya mencapai 30% jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Baca Juga :  Harga Tabung Oksigen Komplit Fullset Tembus 5,5 Juta, Tetap Dibeli Namun Nyawa Pasien Tidak Dapat Diselamatkan

Namun demikian Wisnu mengaku tetap bersyukur lantaran masih bisa menyediakan hewan kurban. Selain itu tetap mendapatkan keuntungan dari pelanggan pelanggan setianya yang datang dari Jakarta, kota Solo, Sukoharjo, dan Yogyakarta.

“Kualitas hewan ternak kami jamin.
Kami selalu memberikan pakan bermutu dan bernutrisi tinggi untuk menunjang kebutuhan gizi ternak sebelum dijual dan disembelih saat kurban,” ujar Wisnu, Senin (19/7/2021).

Sementara, Jimin Goto pemilik peternak domba Logung Farm, mengaku, saat ini persediaan atau stok domba kurban miliknya mencapai 50 ekor. Seluruhnya berjenis domba bertanduk. Jimin Goto mengaku hal serupa, omzet penjualannya mengalami penurunan hingga 50% dari total penjualan tahun lalu.

Namun demikian Jimin Goto tidak berkecil hati. Dirinya masih optimis para pelanggannya masih akan memesan hingga saat kurban berlangsung. Untuk domba jenis tanduk dia jual seharga Rp1,7 juta dengan bobot 25 kilogram. Harga ini relatif lebih tinggi dibanding hari biasa yang hanya berkisar Rp1,5 juta.

Baca Juga :  Waduh, 695 Pelamar CPNS Wonogiri Tidak Lolos Seleksi Administrasi Ternyata Gegara Hal ini

“Para peternak berharap pandemi COVID-19 segera berakhir sehingga masyarakat kembali normal dan daya beli hewan untuk kurban atau harian bisa kembali meningkat,” pinta Jimin. Aris