JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Hari Ini Tempat Isolasi Terpusat Brotowali 3, Boyolali,  Mulai Dimanfaatkan. Bupati  Berharap Tak Ada Warga Diisolasi Disana

Tempat isolasi terpusat Brotowali 3 di Boyolali mulai dimanfaatkan / Foto: Waskita


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Tempat isolasi terpusat Brotowali 3 di Boyolali mulai dimanfaatkan / Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten  Boyolali resmi membuka Tempat Isolasi Terpusat bagi pasien Covid-19. Namanya Brotowali 3,  yang menempati bekas gedung PGRI di Singkil, Boyolali Kota.

Namun Bupati Boyolali, M Said Hidayat berharap tempat tersebut tidak sampai digunakan untuk isolasi warga. Dengan begitu berarti bahwa tingkat penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Boyolali dapat dikendalikan.

“Ya, jangan sampai digunakan. Kami berharap penularan Covid-19 terkendali dan masyarakat dalam kondisi sehat,” ujar Bupati.

Apakah berarti hal itu bukan sebuah kerugian?

“Gedung itu kan sebagai antisipasi saja. Kalau memang ada yang perlu diisolasi, ya dibawa ke sana untuk dirawat hingga sembuh. Namun justru lebih baik jika tidak ada warga yang harus diisolasi. Ini membuktikan upaya pengendalian Covid-19 di Boyolali berhasil.”

Baca Juga :  Polres Boyolali Perkuat 3T dengan Aplikasi Silacak

Untuk itu, ada syaratnya. Bupati pun mengajak masyarakat untuk menerapkan prokes  secara ketat. Jangan sampai masyarakat abai atau jenuh dengan peringatan untuk mewaspadai pandemi Covid-19. Hal itu bisa dilakukan dengan melaksanakan gerakan 5M.

“Yaitu, memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan,” ujarnya.

Terpisah, Kabid Pelayanan RSU Pandan Arang, dokter Astrid Fitrian Purwandari, tempat Isolasi Terpusat Brotowali 3 memiliki 60 tempat tidur. Nantinya, tempat itu bakal dikembangkan lagi dengan tambahan 27 tempat tidur.

“Tempat isolasi ini diperuntukkan bagi pasien OTG Covid-19,” jelas dia.

Gedung Brotowali 3 didukung SDM sebanyak 30 relawan yang memadai seperti perawat dan asisten apoteker. Mereka diambilkan dari tenaga Puskesmas. Juga tenaga pramusaji serta petugas keamanan dari Polsek dan Koramil Boyolali Kota. Waskita