JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Kasus Ambulans Dilempar Batu di Flyover Purwosari, Polisi Periksa Sejumlah Saksi dan Cek CCTV

Ambulans asal Klaten AD 8560 EC dilempari batu oleh orang tidak bertanggung jawab di Flyover Purwosari, Jumat (9/7/2021) dini hari. Istimewa


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kasus pelemparan batu kepada ambulans di Flyover Purwosari, Jumat (9/7/2021) dini hari menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Satreskrim Polresta Solo saat ini melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengcek cctv di flyover tersebut.

“Saat ini sedang dalam tahap penyelidikan. Kita sudah periksa beberapa saksi. Termasuk cctv juga kita periksa,” kata Kasatreskim Polresta Solo, AKP Djohan Andika, Minggu (11/7/2021).

Ketua Layanan Umat Muhammadiyah Klaten, Husni Tamrin, mengatakan ia mengambil langkah hukum atas peristiwa yang menimpa ambulans berpelat nomor AD 8560 EC.

Pihaknya tidak menoleransi kembali aksi teror ambulans yang kembali menimpa ambulans asal Klaten.

Dia menceritakan, sebelumnya, teror serupa menyasar ambulans jajarannya beberapa bulan lalu. Ambulans itu ditabrak dan penyelesaiannya proses kekeluargaan.

Baca Juga :  Instruksi Menteri Terkait PPKM Belum Turun, Gibran Keluarkan Sinyal Adanya Pelonggaran, Salah Satunya Hajatan

“Ini bukan ambulan pasien terkonfirmasi Covid-19. Saat melintas dari arah timur, posisi rotator menyala, sirine mati karena bukan membawa pasien darurat. Posisi pulang dari rumah sakit,” ucap Husni.

Husni menjelaskan, kronologi awal ambulans saat melintas di Flyover Purwosari berpapasan dengan mobil boks dan sepeda motor.

Posisi sepeda motor berlawanan arah. Pengelihatan sopir, pengguna kendaraan berboncengan.

Dia menjelaskan, sopir mencurigai, pengendara sepeda motor itu yang melakukan pelemparan.

“Sopir berbincang dengan rekan pendampingnya karena dini hari supaya tidak ngantuk. Tahu-tahu ada bunyi dokkkk, sopir tidak berani berhenti karena jalanan sepi, baru di depan Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan kerusakan dicek,” ungkapnya.

Menurut Husni, bekas pecahan ambulans berwarna merah seperti batu bata. Padahal jelas di Flyover Purwosari tidak ada batu bata. Prabowo