JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kasus Covid-19 Sragen Meledak Cetak Rekor Baru. DKK Sebut Semua Rumah Sakit Penuh, Stok Oksigen Juga Mengkis-Mengkis

Ilustrasi salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) Corona Virus saat dievakuasi ke ruang isolasi RSUD Dr Soehadi Prijonegoro Sragen dalam simulasi penanganan Corona Virus, Kamis (12/3/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Lonjakan fantastis kasus covid-19 Sragen yang mencetak rekor baru, Selasa (13/7/2021) membuat situasi ketersediaan kamar perawatan maupun ICU untuk pasien Covid-19 di rumah sakit Sragen tetap kritis.

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) setempat menyampaikan situasi rumah sakit masih penuh baik untuk ruangan perawatan maupun ICU.

“Kondisi kamar ICU maupun isolasi masih penuh,” papar Kepala DKK Sragen, Hargiyanto, Selasa (13/7/2021).

Sejauh ini, total ada 27 kamar ICU di rumah sakit rujukan di Sragen. Sedangkan jumlah tempat tidur untuk kamar perawatan di bangsal isolasi sebanyak 337.

Tak hanya itu, ketersediaan oksigen hingga kini juga masih mengkis-mengkis. Hargiyanto menyampaikan sejauh ini, penyediaan oksigen masih kesulitan meski pihaknya terus mengupayakan dan mencari.

“Ada tapi terbatas. Kita masih terus mencari,” kata dia.

Seperti diketahui, Selasa (13/7/2021) kemarin kasus Covid-19 meledak dengan tambahan 310 kasus. Tambahan itu sekaligus memecahkan rekor sebelumnya penambahan 271 kasus pada Jumat (9/7/2021) lalu.

“Benar, hari ini ada penambahan 310 kasus terkonfirmasi positif covid-19. Ini menjadi penambahan harian terbanyak sejauh ini,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga :  Update Covid-19 Sragen Hari Ini, 97 Warga Positif, 198 Sembuh dan 2 Meninggal. Jumlah Warga Dirawat 1.407 dan 743 Warga Meninggal Dunia

Tatag menyampaikan ledakan fantastis penambahan kasus positif hari ini mayoritas kembali disumbang oleh klaster keluarga.

Klaster penularan di lingkungan keluarga masih menjadi faktor kasus paling dominan hingga membuat angka kasus melonjak tajam pada hari ini.

“Klaster keluarga masih paling dominan,” tuturnya.

Menurutnya, ledakan 310 kasus itu tersebar merata di 20 kecamatan. Belum bisa dipastikan apakah tambahan fantastis itu mengindikasikan varian baru atau tidak.

“Hasil ujian dulu itu belum keluar,” kata dia.

Meski meledak ratusan, ia memastikan mayoritas pasien positif hari ini dalam kondisi asimptomatis atau tanpa gejala. Mereka akan diisolasi terpusat di Technopark Sragen.

Kapasitas Technopark juga dipastikan masih bisa menampung lantaran saat bersamaan, hari ini ada 104 pasien positif yang berhasil sembuh dan meninggalkan Technopark.

“Kapasitas Technopark masih memadai. Karena hari ini ditambah jadi sekitar 500 bed. Yang pulang karena sudah sembuh hari ini sekitar 104 pasien,” terangnya.

Baca Juga :  Jadi Tukang Kompor-Kompor, 2 Warga Sumberlawang Sragen Langsung Dipanggil dan Diperiksa di Polsek. Pedagang di Kemukus Juga Diingatkan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto menyampaikan dari 310 kasus baru hari ini, mayoritas dalam kondisi tanpa gejala alias asimptomatis.

Hanya dua pasien yang mengalami gejala simptomatis dan harus menjalani perawatan. Ia membenarkan mayoritas tambahan hari ini memang merupakan klaster keluarga. Wardoyo