BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Boyolali tetap serius menjaga Prokes demi menekan jumlah kasus Positif Covid-19, termasuk dalam kegiatan hajatan.

Dalam hal ini, Pemkab tetap melarang hajatan di masa perpanjangan PPKM Darurat.

Masyarakat hanya diizinkan untuk ijab qabul atau nikah. Itupun wajib dilgelar di KUA setempat dengan jumlah tamu maksimal 10 orang.

Baca Juga :  Tak Hanya Jadi  Olahan Sambal, Warga Boyolali Ini Pun Mengolah Cabai Jadi Peyek

“Namun ada satu syarat lagi yang harus dipenuhi sebelum prosesi nikah dilaksanakan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina, Rabu (28/07/2021).

Advertisement

Yaitu, pasangan calon pengantin harus mengantongi surat bebas Covid-19 yang dibuktikan dengan adanya surat hasil swab antigen.

Baca Juga :  Luar Biasa, Siswi Kelas I SMA di Boyolali Ini Ambil Alih Tanggung Jawab Keluarga. Ibu Meninggal, Ayah Stroke, Dua Saudara Lumpuh

Persyaratan serupa juga berlaku bagi wali nikah dan dua orang saksi yang akan mengikuti prosesi nikah.

Halaman:   1 2 Semua