JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pintu Keluar Tol Jateng Ditutup, Satlantas Polresta Solo Perketat Pengmanan Jalur Utama

Kondisi Exit Tol Sambungmacan Sragen masih tertutup dan membuat banyak pengguna jalan tol yang ingin keluar, terjebak dan merasa tertipu. Foto/Wardoyo


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sebanyak 27 pintu keluar tol di Jawa Tengah resmi ditutup, 16-22 Juli. Penutupan oleh Polda Jateng dilakukan guna memaksimalkan PPKM Darurat.

Satlantas Polresta Solo telah melakukan operasi penyekatan untuk mengantisipasi kendaraan melalui jalan protokol.

Meski tak memiliki pintu tol, namun Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra, kepada mengatakan jajarannya fokus melakukan penyekatan di akses-akses masuk Kota Solo seperti di Simpang Tiga Faroka dan Makuto.

Menurutnya, petugaa memeriksa kelengkapan pengguna kendaraan yang akan masuk Solo.

“Sudah kami antisipasi, kami akan cek di akses-akses masuk Solo. Petugas memeriksa. Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP),” kata Adhyt, Jumat (16/7/2021).

Baca Juga :  Kemenkumham Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Sekitar Rutan Solo

Dirinya tak menampik jika pergerakan kendaraan di Solo masih tinggi, bakal ada penutupan ruas jalan kembali. Jl. Sutan Syahrir menjadi jalan ke tujuh ditutup petugas menyusul Jl. Slamet Riyadi, Jl. Dr. Radjiman, Jl. Piere Tendean, Jl. Yos Sudarso, Jl. Urip Sumoharjo, dan Jl. Gatot Subroto.

“Jumlah penurunan pergerakan kendaraan masih fluktuatif. Hingga saat ini tercatat 15 persen penurunan. Jumlah itu pernah mencapai 28 persen pada awal PPKM Darurat,” paparnya.

Dia menambahkan, petugas juga telah disiapkan berpatroli di jalan-jalan tikus. Ia meminta kesadaran masyarakat untuk tetap tinggal di rumah.

“Sekarang Pemerintah Pusat menggunakan teknologi untuk mengetahui lokasi-lokasi berkumpulnya warga,” tegasnya. Prabowo