JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Polda Jateng Bebaskan 2 Provokator dan Satu Kades di Sragen dari Jeratan Pidana. Ini Penampakannya

Salah satu terduga provokator aksi demo serentak 24 Juli dan Kades Jenar Sragen yang dibebaskan dari jerat pidana. Foto/Wardoyo


SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM
Dua orang terduga provokator aksi demo PPKM darurat berinisial, N dan B akhirnya dibebaskan.

Mereka dilepaskan dari jerat pidana setelah menyadari kesalahan dan meminta maaf atas kekhilafan.

Kedua orang tersebut sebelumnya mengajak demo pada Sabtu (24/7/2021) kemarin. N dan B diamankan di wilayah Semarang.

Sebelumnya mereka berdua membuat grup What’s app untuk mengelabuhi petugas melakukan ajakan aksi. Pada grup tersebut adanya ajakan demo di Semarang, Solo,Sukoharjo, Brebes, dan Kudus.

Advertisement
Baca Juga :  Gila, Dokter Muda di Semarang Terekam Onani dan Campurkan Sperma ke Makanan. Kasusnya Sedang Diusut Polisi

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan pada kasus D dan B Polri mengedepankan restoratif justice.

Hal ini bertujuan agar di masa pandemi Covid-19 mencapai ketertiban, kedamaian, ketentraman, dalam tatanan masyarakat yang harmonis dan adil.

Baca Juga :  Kecilnya Sering Nonton Film Bokep, Dokter Muda di Semarang Jadi Punya Kelainan. Hobi Onani Lalu Spermanya Dicampur ke Makanan

“Yang bersangkutan kooperatif dan tidak akan mengulangi perbuatanya dan mau membantu pemerintah untuk ikut menciptakan rasa aman masyarakat di tengah pandemi,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (27/7/2021).

Langkah restoratif justice, juga diterapkan kepada Kades Jenar Kabupaten Sragen, Samto. Kades tersebut menyadari perbuatannya dan saat ini dinobatkan sebagai duta vaksin covid 19.

Halaman:   1 2 Semua