JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Warga Banyudono, Boyolali Meninggal Terpapar Covid-19 Saat Merawat Suaminya yang Isolasi Mandiri

Foto Ilustrasi /Tim satgas pemakaman jenazah Covid-19 Kecamatan Banyudono memakamkan jenazah di Desa Banyudono/ Foto: Waskita 


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM Merawat keluarga yang terpapar Covid-19 memang berisiko untuk tertular.

Nasib mengenaskan dialami oleh Tt, warga Desa Kuwiran Rt 11 RW III, Kecamatan Banyudono, Boyolali.

Dia meninggal lantaran terpapar Covid-19, setelah dirinya merawat suaminya yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

“Betul, almarhumah meninggal karena Covid-19,” ujar Heri Sarwo Edhi, Kades Kuwiran, Kecamatan Banyudono, Minggu (18/7/2021).

Kejadian bermula ketika Syawal, suami Tt dinyatakan positif Covid-19. Syawal kemudian menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumahnya. Kebetulan, mereka di rumah itu hanya tinggal berdua saja.

“Ternyata istrinya ikut terpapar dan meninggal dunia,” ujarnya.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Boyolali Percepat Vaksinasi Pedagang Pasar Tradisional

Terkait kejadian tersebut, pihaknya berjanji akan lebih meningkatkan peran Jogotonggo di desanya.

Sehingga, hal itu bisa meringankan beban warga yang baru menjalani isoman akibat terpapar Covid-19. Termasuk peran untuk memantau perkembangan serta bantuan makanan.

“Peran Jogotonggo akan lebih dioptimalkan. Pantauan bisa dilakukan lewat ponsel,” ujarnya.

Disinggung tentang jumlah penderita Covid-19 di desanya, Heri mengakui ada pertambahan cukup banyak.

Total ada 36 pasien, dimana 35 orang menjalani isoman dan satu pasien dirawat di rumah sakit. Mereka terpapar dari klaster Kiky.  Waskita