JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Perusahaan-Perusahaan di Sragen Diimbau Beli Vaksin Gotong Royong Pakai CSR. Bupati: Biar Tak Ambil Jatah Masyarakat!

Ilustrasi buruh pabrik

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengimbau pemilik perusahaan-perusahaan skala besar di Sragen untuk mengupayakan pembelian vaksin secara mandiri.

Yuni menyebut perusahaan bisa menggunakan alokasi dana CSR mereka untuk pengadaan vaksin gotong royong. Hal itu disampaikan untuk mempercepat pencapaian vaksinasi di Bumi Sukowati.

“Kendalanya itu di pasokan vaksinnya yang tidak ada. Sehingga sampai sekarang capaian vaksinasi Sragen belum bisa sebanyak Solo. Makanya saya juga menghimbau pada teman teman pengusaha melalui Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk mengunakan vaksin gotong royong masing-masing,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM kemarin.

Baca Juga :  Tak Hanya Diancam, Orangtua Siswi Korban Perkosaan Massal di Sragen Mengaku Sempat Ditawari Uang Rp 500.000 untuk Bungkam

Imbauan membeli vaksin sendiri itu dimaksudkan agar perusahaan tidak memakai vaksin dari pemerintah yang jadi jatahnya masyarakat.

Hal itu karena perusahaan dinilai ada kemampuan untuk membeli vaksin secara mandiri. Terutama bagi beberapa perusahaan besar.

“Apindo kemarin sudah ketemu saya dan sudah saya sampaikan seperti itu tapi terus mereka mau berembug. Saya mohon karyawan diperhatikan dan dilakukan vaksinasi. Agar tidak mengambil jatah vaksin warga di desa-desa. Iya, perusahaan beli sendiri, itu jadi tanggungjawab perusahaan. Toh juga untuk kepentingan karyawan dan perusahaannya,” jelasnya.

Baca Juga :  Dibuka Lagi, Siswi SD Korban Perkosaan Massal di Sragen Ungkap Digilir di Rumah Kosong dan Balai Desa. Sempat Ngedrop dan Ketakutan

Sejauh ini, Yuni menyebut baru ada perusahaan PT Tiga Pilar yang meminta izin untuk membawa karyawan secara bergelombang disuntikan ke Semarang.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua