JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Demi Bisa Jajan dan Keluarga, Motif Komplotan Pencuri Motor Asal Padas Tanon. Ternyata Sudah Lebih dari Sekali Beraksi

Tersangka saat diamankan di Mapolres Sragen. Foto/Wardoyo


SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi pencurian motor yang dilakukan pria asal Dukuh Karangturi, RT 2, Desa Padas, Tanon, Sragen, Widodo Saputro (26) bersama tetangganya, Andi Setyawan alias AS (30) menguak fakta lain.

Ternyata aksi pencurian sepeda motor yang digawangi pria berprofesi tukang las itu tak hanya dilakukan sekali saja.

Akan tetapi aksi curanmor itu dilakukan lebih dari satu kali. Fakta itu terungkap saat tersangka dihadirkan di Mapolres Sragen, beberapa hari lalu.

Baca Juga :  Menguak Pusaran Korupsi Mantan Kapolsek di Sragen AKP SR. Kenal Wakil Ketua DPR Awal 2020, September Langsung Disetor Rp 3 Miliar, Total Terima Rp 11,5 Miliar

“Jadi menurut pengakuan tersangka, mereka sudah dua kali melakukan aksi pencurian motor. Satu di Gemolong ini dan satunya di Plupuh,” papar Kapolsek Gemolong, AKP Slamet kepada wartawan.

Advertisement

Dari hasil pencurian di Gemolong, pelaku menjual kepada temannya seharga Rp 1,150 juta. Kemudian dijual lagi ke tangan ketiga seharga Rp 1,4 juta.

Tersangka Widodo mengaku berbuat nekat mencuri motor di Gemolong, Sragen karena alasan ekonomi.

Baca Juga :  Gandeng Kodim Sragen, Anggota DPRD Joko Supriyanto Gelar Serbuan Vaksin untuk 1.500 Warga di 5 Desa

“Untuk kebutuhan keluarga dan jajan sehari-hari Pak,” kata Widodo saat ditanya wartawan.

Menariknya, aksi nekat duet Widodo dan Andi itu tidak hanya dilakukan dengan mencuri motor di tepi jalan.

Saking niatnya, mereka nekat mendorong motor yang dicuri hampir 10 kilometer. Sebab motor Yamaha Mio yang dicuri di daerah Gemolong itu ternyata mogok dan tak bisa dihidupkan.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua