JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Gawat, 120 Bayi di Karanganyar Meninggal Dunia, Belasan di Antaranya Positif Terpapar Covid-19

Kenangan almarhumah Rini semasa hidupnya (kiri) dan bayi mungilnya yang dilahirkan dengan selamat meski sang ibu harus mengembuskan nafas terakhirnya Rabu (21/7/2021) malam. Foto kolase/ Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski kasus covid-19 mulai mereda, warga di Karanganyar hendaknya tetap waspada.

Pasalnya kasus kematian bayi di masa Pandemi Covid-19 di Bumi Intanpari ternyata masih mengalami kenaikan.
Sebagian diantaranya bahkan dinyatakan meninggal akibat terpapar Covid-19.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi lintas program perihal upaya penurunan kematian ibu dan anak di ruang podang I Setda Karanganyar, kemarin.

Baca Juga :  Sragen Menuju Sembuh, Hanya Tambah 2 Kasus Positif Baru Sehari Ini. Warga Tervaksin Sudah Mencapai 789.018

Dalam rapat itu, terungkap ada 120 kasus kematian bayi di Kabupaten Karanganyar terhitung 1 Januari-1 September 2021 kemarin.

Advertisement

Penyebabnya bervariasi, namun mayoritas BBLR atau bobot bayi yang lahir kurang dari 2,5 kilogram serta kasus kongenital atau kelainan bawaan saat ada di kandungan.

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar menemukan pula belasan diantaranya terpapar Covid-19.

Dibandingkan tahun sebelumnya, kasus di 2021 termasuk tinggi. Pembandingnya angka kematian bayi (AKB) pada 2020 hingga Oktober sebanyak 152 kasus, tahun 2019 sebanyak 56 kasus dan tahun 2018 sebanyak 61 kasus.

Baca Juga :  Ratusan Warga Singopadu Sragen Antusias Antri Vaksin di Balai Desa. Camat, Kapolsek dan Danramil Sampai Terjun Door to Door Sisir Warga Tercecer

“Peningkatan AKB di Karanganyar juga terjadi di seluruh Jateng. Pandemi sangat mempengaruhi kesehatan para ibu dan janinnya,” kata Kepala DKK Karanganyar, Purwati kepada wartawan di sela kegiatan, Rabu (15/9/2021).

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua