JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ini Daftar Korban Arisan Bodong Maryuni Kemplink Salatiga. Ada Korban yang Tergorok Sampai Rp 2,4 Miliar

Wanita bandar arisan bodong Salatiga saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres. Foto/Wardoyo
Wanita bandar arisan bodong Salatiga saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres. Foto/Wardoyo

SALATIGA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan modus lelang arisan online yang sempat menghebohkan Kota Salatiga akhirnya berhasil diungkap Sat Reskrim Polres Salatiga Polda Jateng, Jumat (24/9/2021).

Polres akhirnya menangkap sang bandar perempuan berinisial RA alias Maryuni alias Kemplinx. Ia ditangkap usai melakukan penipuan dengan modus arisan online dengan kerugian korban mencapai hampir Rp 4 miliar lebih.

Pers rilis atas kasus ini dihadiri oleh Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. Iqbal Alqudusy di wakili oleh Kasubbid Penmas AKBP Dwi Retnowati dan Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Nanung Nugroho.

Baca Juga :  Menyelinap ke Ponpes Malam-Malam, Pemuda Pengangguran Gasak 6 HP Milik Santri. Dibekuk Saat Kabur ke Jakarta

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana mengungkap penangkapan ini berawal dari laporan korban berinisial F (48) yang turut menjadi salah satu korban dalam arisan bodong yang dijalankan tersangka RA.

Advertisement

“Pelapor F sudah kenal dengan tersangka RA kemudian terjalin komunikasi. Sampai dengan ada perjanjian kesepakatan di tanggal 12 Agustus bahwa uang yang diberikan dari pelapor akan dilipat gandakan atau dilebihkan oleh tersangka,” papar Kapolres kepada wartawan.

Baca Juga :  Cuaca Hari ini Rabu, 20 Oktober 2021: Sebagian Wilayah di Jawa Tengah Diperkirakan Cerah dan Berawan, Solo Raya Berawan Hingga Hujan Ringan!

Beberapa korban yang turut melapor Ke Polres Salatiga diantaranya FH, Warga Derekan, Pringapus, Kabupaten Semarang dengan kerugian Rp 500 juta.

Kemudian NA, warga Ngaglik Argomulyo kerugian Rp 341.450.000, lalu ADR, Warga Mangunsari Kecamatan Sidomukti dengan kerugian Rp.160 juta.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua