JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Menko Airlangga: Pemerintah Evaluasi Kebijakan demi Menghidupkan Industri Perfilman Nasional

Airlangga Hartarto / Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan telah berdampak di segala sisi kehidupan, termasuk di bidang seni maupun budaya.

Perfilman salah satu bagian seni, menjadi salah satu sektor yang terdampak ketika pandemi Covid-19 melanda.

Hal itu bisa dilihat dari terhentinya proses produksi yang melibatkan banyak pekerja seni. Termasuk kebijakan penutupan bioskop yang dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah telah melakukan evaluasi kebijakan yang ditujukan untuk menghidupkan kembali industri perfilman nasional.

Advertisement
Baca Juga :  Menko Airlangga: Konsumsi Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Selama Pandemi

“Pembukaan bioskop telah dilakukan seiring dengan perbaikan level PPKM. Ini diterapkan di daerah PPKM Level 3 dan 2,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam Webinar Sosialisasi Budaya Sensor Mandiri secara virtual pada Rabu (22/9/2021).

Hanya saja, jelas Menko Airlangga, budaya menonton film juga perlu mengikuti pranata baru sesuai dengan kondisi pandemi yang masih berlangsung.

Baca Juga :  Diduga Langgar Kode Etik, Lili Pintauli Dilaporkan ke Dewan Pengawas KPK

Salah satunya, menurut Airlangga, adalah penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai pembatasan jumlah penonton yang masuk. Termasuk larangan menjual makanan minuman di area bioskop.

Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menegaskan, pada masa pandemi ini, pelaku industri di berbagai sektor harus mampu berinovasi agar bisa beradaptasi.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua