JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Fenomena Miris, Orangtua Penjemput di Sragen Kepergok Masih Ngeyel, Dinas Minta Anak-Anak Gantian Nasehati Ortunya!

Seorang ibu di Jenar Sragen terlihat enjoy tak maskeran saat memboncengkan anaknya dengan sepeda motor usai menjemput dari sekolah. Foto/Wardoyo


SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen mengklaim ada peningkatan kepatuhan prokes selama sepekan pertama pemberlakuan ujicoba pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah.

Namun masih ada catatan-catatan yang harus dievaluasi dan diperbaiki ke depan. Catatan itu antara lain masih adanya orangtua siswa yang masih ngeyel tak maskeran saat menjemput.

Kemudian siswa meski sudah tertib maskeran, namun ada yang masih lalai nekat ingin berkumpul dan berkerumun.

Catatan-catatan itu mengemuka dari hasil evaluasi pelaksanaan PTM di Sragen, Rabu (15/9/2021).

Advertisement
Baca Juga :  635 Warga Sragen Divaksin Gratis di Ndayu Park, Mantan Bupati Untung Wiyono: Tetap Jaga Prokes, Jangan Sembrono!

“Secara umum sudah bagus dan lancar. Laporan dari tim yang mengecek ke lapangan, sudah ada peningkatan ketaatan prokes. Baik dari siswa maupun guru. Tapi memang masih ada kekurangan-kekurangan kecil yang harus diperbaiki. Misalnya anak-anak masih ada yang lupa dan inginnya berkumpul dengan teman-temannya. Padahal memang harusnya jaga jarak dan prokes,” papar Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (15/9/2021).

Selebihnya, ia menyebut hasil pantauan di sekolah-sekolah, menunjukkan angka kepatuhan dan ketaatan prokes sudah meningkat.

Namun soal kepatuhan orangtua penjemput, ia menyebut juga sudah membaik. Untuk pantauan di sekolah perkotaan, menurutnya rata-rata orangtua sudah tertib.

Baca Juga :  Tak Hanya Anak Orang Tua Murid Juga Harus Divaksin loh, Demi Hadapi dan Penuhi Hal ini

Sedangkan di pedesaan, ia mengaku sejauh ini belum ada laporan soal itu. Pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM , sejumlah orangtua penjemput di beberapa SD di wilayah pedesaan, seperti di Jenar masih abai tidak mengenakan masker.

Padahal anak-anak yang diboncengkan, semua terpantau tertib mengenakan masker. Perihal fakta itu, Suwardi mengatakan nantinya akan meminta pihak sekolah dan siswa untuk memberitahu orangtua mereka.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua