JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pak Usman Nangis Sesenggukan, Sebut Istrinya Meninggal Gara-Gara Dirinya Dicokot Mantan Kapolsek Gemolong Sragen

Mantan Kapolsek Gemolong Sragen, AKP Stefanus Robin Pattuju (berompi oranye) yang jadi penyidik KPK dan menjadi tersangka kasus korupsi suap ketika ditahan KPK. Foto/Tribunnews

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Mantan Kapolsek Gemolong tahun 2016 sekaligus eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), AKP Stepanus Robin Pattuju, meminta maaf kepada Rita Widyasari.

Robin meminta maaf kepada eks Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, dan Direktur PT Tenjo Jaya, Usman Effendi di hadapan persidangan kasus suap Rp 11,5 miliar yang menjerat Robin sebagai terdakwa.

Baca Juga :  Innalillahi, 25 Guru dan 21 PNS di Sragen Meninggal Dunia Terpapar Ganasnya Covid-19. Simak Pesan Menyentuh Bupati Saat HUT PGRI dan Korpri

“Apakah saya boleh minta maaf karena telah menyeret Bu Rita, Pak Usman dalam masalah ini?” kata Stepanus Robin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin, 18 Oktober 2021.

Rita dan Usman menjadi saksi dalam sidang Stepanus Robin. Usman pun menjawab permintaan maaf tersebut sambil menangis sesenggukan.

Baca Juga :  2 Tahun Tutup Total, Obyek Wisata Pemandian Air Panas Bayanan Akhirnya Dibuka Kembali. Tapi Pengunjung Wajib Taati Aturan Ini!

“Secara muslim saya maafkan. Tapi gara-gara ini, istri saya sampai meninggal. Saya maafkan,” ujar Usman.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua