JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pertamina Tegaskan Stok Aman, Kelangkaan Solar Ternyata Karena Ini

Tim saat memeriksa salah satu SPBU di Sragen, Selasa (14/5/2019). Foto/Wardoyo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Kelangkaan solar di sejumlah kawasan di Solo Raya sedikit banyak menjadi perhatian masyarakat karena mulai dikeluhkan. Namun demikian, Pertamina menegaskan stok solar aman dan tidak ada pengurangan kuota sampai saat ini.

Sales Branch Manager Pertamina Rayon V Yogyakarta, Joko Priyambodo mengatakan, stok solar baik di depo maupun di SPBU ada dan aman. Hanya saja, “kelangkaan” solar yang menyebabkan antrian panjang di sejumlah SPBU beberapa waktu terakhir berkaitan dengan pengendalian batas subsidi.

Baca Juga :  Kunjungi Solo, Walikota Bima Arya Baru Tahu Sate Buntel Khas Solo

Menurut Joko, solar merupakan bahan bakar minyak (BBM) yang masuk kategori subsidi dimana penyalurannya diatur dalam SK BPH Migas dengan kuota tertentu. Dalam hal ini, terdapat batas subsidi yang harus disalurkan.

“Tahun 2021 ini, untuk pengaturan kuota subsidi diatur oleh regulasi berdasarkan kuota per lembaga penyalur. Bukan kuota per Kabupaten seperti sebelumnya, dimana Pertamina tinggal mengatur distribusi agar aman. Kalau saat ini terpaku pada kuota per lembaga penyalur.

Baca Juga :  1.000-an Orang Ikuti Reuni 212 di Solo, Massa Penuhi Gedung Umat Islam hingga Meluber ke Jalan

Dan mereka akan melakukan pengendalian ketika kuota sudah sampai pada batasnya atau habis. Dengan kata lain, solar yang bisa kita salurkan itu ada batasannya,” urainya, Jumat (22/10/2021).

Joko mengungkapkan, jika SPBU menjual solar melebihi batas kuota, maka mereka akan menerima tagihan dari BPH Migas yaitu selisih subsidi dikalikan dengan jumlah liter yang lebih dari kuota. Hal itulah yang dinilai secara bisnis akan merugikan SPBU.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua