
BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ternyata santri tak hanya piawai mengaji atau membaca Al Quran saja. Lebih darinitu, mereka juga sigap gotong royong membersihkan sampah di sungai.
Hal itulah yang dilakukan puluhan santri dari Pondok Pesantren Penghafal Alquran (PPTQ) Darul Fath bersama Komunitas Peduli Sungai Pengging, Kecamatan Banyudono.
Mereka bahu- membahu membersihkan Sungai Sungsang dan Sungai Guyangan di Pengging, Selasa (26/10/2021).
Kegiatan dimaksudkan untuk merayakan Hari Santri serta menyambut Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Ya, para santri yang rutin mengaji ternyata tak segan turun langsung ke sungai. Tanpa perasaan jijik, mereka memungut sampah, utamanya sampah plastik yang ada di dasar sungai.
Sampah lalu dikumpulkan untuk dibuang ke tempat pembungan akhir (TPA) sampah.
Mereka juga membersihkan tumpukan sampah di bendungan sungai tersebut. Sampah didominasi potongan dan rumpun bambu.
Totok Sudaryanto dari Komunitas Peduli Sungai Pengging mengaku senang dengan adanya peran aktif para santri untuk membersihkan sungai.
Kegiatan yang dikemas dalam Santri Goes to River digelar dalam rangka peringatan Hari Santri 22 Oktober.
“Inikan menjelang musim hujan maka kita antisipasi dengan membersihkan sungai,” ujarnya.
Diakui, tumpukan sampah di sungai- sungai di Pengging cukup banyak. Jika dibiarkan, maka sampah mengganggu aliran air. Bahkan, saat hujan, bisa memicu terjadinya banjir. Sehingga sungai harus rutin dibersihkan.
Senada, Ardi Rahman Fuadi, perwakilan PPTQ Darul Fath menambahkan, pihaknya senang bisa turut aktif membersihkan sungai. Selain untuk merayakan Hari Santri 22 Oktober, pembersihan sungai juga bagian dari pengamalan Islam.
“Karena Islam juga mengajarkan kita untuk selalu menjaga kebersihan.”
Pihaknya juga akan aktif menjaga kebersihan sungai dan lingkungan. Selain secara mandiri membersihkan sungai dalam waktu tertentu, juga akan menggandeng komunitas lainnya. Termasuk menjaga kebersihan pondok dan lingkungan sekitar. Waskita
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














