JOGLOSEMARNEWS.COM Panggung Artis

Aset 17 Miliar Keluarga Nirina Zubir Diduga Digelapkan ART, Almarhumah Ibunda Meninggal Tak Tenang

Nirina Zubir/ Foto: Instagram

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar tak mengenakkan kini nemimpa Nirina Zubir dan keluarganya. Aset-aset mendiang ibunda Nirina Zubir, Cut Indria Marzuki, raib karena diduga digelapkan oleh asisten rumah tangga (ART), Riri Khasmita.

Riri diduga kuat menggelapkan aset sebesar Rp 17 Miliar dari akumulasi nilai enam sertifikat tanah. Aset tersebut di antaranya yakni dua lahan tanah kosong yang sudah dijual Riri, serta empat tanah dan bangunan yang sudah diagunkan Riri ke pihak bank.

Aksi mafia tanah yang dilakukan Riri mulai terhendus keluarga Nirina Zubir. Keluarganya pun menggelar jumpa pers di kawasan Antasari Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).

Baca Juga :  Terjerat Kasus Dugaan Pengancaman, Jerinx Resmi Ditahan di Rutan Polda Metro

Dalam jumpa pers tersebut, kakak Nirina Zubir, Fadhlan Karim, mengaku bahwa keluarganya menemukan keganjalan saat meninjau kembali aset sang ibunda.

“Jadi tahun 2017, ibu saya bilang bahwa aset-asetnya itu berkasnya hilang. Setelah saya tanya, katanya sudah ada yang urus, Riri ini yang urus,” ungkap Fadhlan dilansir dari tribunnews.com, Kamis (18/11/2021).

Dua tahun kemudian, Cut Indria meninggal dunia pada November 2019. Fadhlan lantas menanyakan kepada Riri terkait berkas aset-aset dari almarhumah ibunya.

“Katanya Riri sedang diurus gitu. Yaudah lah kita biasa aja gitu dan berjalan gimana mestinya,” lanjutnya.

Baca Juga :  Terjerat Kasus Dugaan Pengancaman, Jerinx Resmi Ditahan di Rutan Polda Metro

Lalu, Fadhlan berkumpul bersana kakak dan adiknya, termasuk Nirina Zubir, yang tiba-tiba memikirkan tentang aset-aset dari ibunda mereka. Pada saat inilah, mereka menemukan hal yang aneh.

“Kemudian kami bersama-sama temui Riri. Meminta dia antarkan ke notaris yang sedang mengurusi berkas-berkas. Kemudian kami ke sana dan dijelaskan, katanya ibu saya yang datang ke sana urusi berkas ini,” terangnya.

“Katanya ibu saya didampingi oleh dua orang. Terus kita telusuri dan muncul kecurigaan kalau aset ibu saya diduga digelapkan,” sambung Fadhlan.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua