JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Banjir di Gemantar dan Kaliancar Selogiri Wonogiri Ternyata Gegara Dipicu Sumbatan Barongan alias Carang

Rumpun bambu
Barongan alias carang atau bangkai bambu menyumbat jembatan di Selogiri Wonogiri. Foto : relawan

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sejumlah wilayah di Desa Gemantar dan Kelurahan Kaliancar di Kecamatan Selogiri Wonogiri kerap terjadi genangan banjir.

Setelah ditelusuri salah satu pemicunya adalah sampah dan barongan carang alias bambu. Material sampah dan bambu itu menyumbat di mulut jembatan.

Akibatnya air tidak mengalir lancar. Endingnya bisa ditebak terjadilah genangan banjir yang kadang mencapai kedalaman lutut orang dewasa.

Baca Juga :  PPKM Level 3 Dibatalkan, Bupati Juliyatmono Tetap Larang Perayaan Nataru dan Imbau Dengan Kegiatan Keagamaan

Nah, tumpukan bangkai bambu ini belakangan mulai menyangkut lagi di mulut jembatan. Tepatnya di jembatan perbatasan Desa Gemantar dengan Kelurahan Kaliancar, Kecamatan Selogiri, Wonogiri.

Sumbatan itulah yang membuat aliran Sungai Krisak di bawahnya tidak mengalir dengan lancar.

Tumpukan sampah dan bangkai bambu sangat banyak. Warga setempat khawatir sumbatan itu bisa memicu banjir.

Baca Juga :  31 Rumah Terendam Dampak Banjir Tirtomoyo dan Betal Wonogiri, Ketinggian Air Capai Setengah Meter

Wardoyo, Kepala Dusun Kenangan, Desa Gemantar mengatakan, tumpukan sampah dan rumpun-rumpun bambu mulai menyangkut jembatan sejak Selasa lalu (16/11). Warga sudah berupaya membersihkannya. Namun, hujan turun setiap hari sehingga sumbatan semakin tebal.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua