JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Buntut Kisruh Pengisian Perangkat Desa Padas Sragen, Belasan Peserta Geruduk Balai Desa. BPD dan Camat Sepakat Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Kejanggalan Nilai

Belasan peserta seleksi penjaringan perangkat desa di Padas, Tanon, Sragen saat menggeruduk beraudiensi di balai desa terkait indikasi kejanggalan penilaian, Sabtu (20/11/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Belasan peserta dan tokoh masyarakat di Desa Padas, Kecamatan Tanon, Sragen rame-rame menggeruduk kantor balai desa setempat, Sabtu (20/11/2021).

Mereka menuntut transparansi dan penjelasan dari panitia terkait indikasi kejanggalan penilaian dalam seleksi pengisian perangkat desa tersebut.

Selain peserta seleksi, hadir pula beberapa pengurus dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta tokoh setempat.

Mereka kemudian diterima beraudiensi dengan panitia dalam pertemuan yang dihadiri oleh Camat Tanon, Sumarno dan Kasipem tersebut. Sayangnya Kades dan empat personel panitia justru tidak hadir.

Baca Juga :  Sempat Agak Syok, Begini Kondisi Terkini Panitia Seleksi Perangkat Desa Padas yang Kasusnya Sempat Bikin Geger Sragen. Mengaku Tak Akan Terima Aduan Lagi

Salah satu peserta seleksi, Muhammad Ahyani Mursyid kedatangannya bersama peserta lain itu datang untuk meminta penjelasan panitia terkait penilaian seleksi yang terindikasi sarat kejanggalan.

Indikasi itu terutama pada penilaian prestasi yang dirasa kurang transparan.

Selain beberapa peserta yang mempertanyakan penilaian terhadap sertifikat yang mereka kumpulkan, keabsahan sertifikat salah satu peserta yang terpilih juga dinilai mencurigakan.

“Tadi ada salah satu teman peserta yang mengumpulkan 7 sertifikat, tapi tidak ada satupun yang dinilai. Lalu ada salah satu peserta yang mengumpulkan berapa sertifikat tapi nilai prestasinya bisa 4. Lalu ada sertifikat peserta yang kami ragukan keabsahannya dan selama ini nggak pernah ada penjelasan dari panitia. Makanya kami minta diungkap dan diusut semua itu,” paparnya.

Baca Juga :  Ada Ancaman Varian Omicron, Semua PNS di Sragen Diharamkan Libur Cuti Saat Natal Tahun Baru. Bupati: Semua Harus Turun Jaga Jangan Ada Keramaian!"

Pihaknya juga meminta panitia memberi penjelasan adanya beberapa panitia yang kepergok menyelinap ke sekretariat desa malam-malam usai pengumuman.

Hal itu akhirnya makin menguatkan kecurigaan mengingat salah satu panitia saat kepergok menjawab hendak melengkapi berkas.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua