JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gadaikan Mobil Rental, Aji Pangestu Ditangkap Polisi di Sragen. Ngakunya Dipakai Piknik ke Malang, Ternyata untuk Bayar Hutang

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi saat menginterogasi Aji Pangestu (35) warga Sidoharjo yang ditangkap usai menggadaikan mobil rental milik warga Kecik Tanon. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Polres Sragen menangkap seorang pria bernama Aji Pangestu atas dugaan menggelapkan mobil yang disewa dari rentalan.

Pria berusia 35 tahun asal Desa Taraman, Sidoharjo, Sragen itu diringkus usai menggadaikan mobil Daihatsu Xenia dari pengusaha muda yang juga bernama depan sama yakni Aji Pawenang (35) asal Dukuh Pilangan, Desa Kecik, Tanon, Sragen.

Aksi penggelapan dilakukan Aji Pangestu dengan pura-pura menyewa mobil untuk piknik. Namun begitu di tangan, mobil itu diam-diam digadaikan untuk bayar hutang.

Baca Juga :  Dapat Restu Bupati, 60 Desa di Sragen Buka 118 Lowongan Seleksi Pengisian Perangkat Desa. Harus Digelar Maksimal 2 Bulan!

Kasus itu terungkap saat digelar konferensi pers yang dipimpin Kapolres AKBP Yuswanto Ardi didampingi Kapolsek Tanon AKP Primadana Bayu Kuncoro di Mapolres Sragen, Selasa (16/11/2021).

Kapolres mengatakan kasus penggelapan mobil rental itu bermula ketika 7 Oktober 2021 lalu, Aji Pangestu bersama temannya, Esmuni Fatah (34) asal Blangu, Gesi mendatangi rumah Aji Pawenang.

Setiba di rumah korban, Aji Pangestu mengutarakan niatnya menyewa mobil dengan alasan untuk dipakai piknik ke Malang selama 2 hari.

Tanpa curiga, korban mengiyakan. Setelah terjadi kesepakatan, korban menyerahkan mobil Daihatsu Xenia B 1095 UIS ke tersangka Aji Pangestu dengan tarif sewa Rp 300.000 perhari.

Baca Juga :  Sempat Agak Syok, Begini Kondisi Terkini Panitia Seleksi Perangkat Desa Padas yang Kasusnya Sempat Bikin Geger Sragen. Mengaku Tak Akan Terima Aduan Lagi

Setelah menerima kontak, tersangka kemudian membawa mobil warna silver itu. Namun sampai dua hari jatuh tempo sewa, mobil tak kunjung dikembalikan.

Korban pun curiga dan kemudian menghubungi tersangka agar segera mengembalikan mobil. Saat ditagih, tersangka beralasan memperpanjang sewa tiga hari lagi sampai 12 Oktober.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua