JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geregetan, Bupati Sragen Sentil Ada Kepala Dinas Main Selonong Minta Bantuan ke Baznas. “Sekarang Tak Boleh Potong Kompas!”

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta semua kepala dinas atau jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak lagi main selonong minta bantuan apapun ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Sebaliknya, semua OPD atau kepala dinas diwajibkan koordinasi dengan bupati sebelum mengajukan bantuan ke lembaga pengelola zakat tersebut.

“Seperti beberapa waktu lalu, ada Kepala OPD yang langsung minta bantuan ke Baznas. Bantuan APD dan sarana cuci tangan. Sekarang nggak bisa main potong kompas lagi,” paparnya saat memberi sambutan usai pelantikan pengurus Baznas Sragen di pendapa Rumdin Bupati, kemarin.

Baca Juga :  Breaking News: Nenek 80 Tahun di Sidoharjo Sragen Tewas Kesetrum Jebakan Tikus di Sawah Bengkok

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Sragen itu menyampaikan koordinasi diperlukan bukan karena alasan apa-apa. Namun koordinasi dipandang penting agar bantuan yang diberikan bisa terkontrol dan bisa dipertanggungjawabkan.

Karenanya ia meminta agar ke depan tidak ada lagi kepala OPD yang mengajukan bantuan tanpa melewati koordinasi Bupati.

Baca Juga :  Trenyuh Lihat 31 Anak di Sragen Pengidap HIV/AIDS, Bupati: Ada Beasiswa, Yang Bercita-Cita Jadi Dokter Insya Allah Bisa!

“Permintaan bantuan kebutuhan apapun untuk OPD atau kegiatan di pemerintahan tetap wajib hukumnya melewati bupati. Tidak bisa potong kompas berkirim surat ke Baznas seperti beberapa waktu lalu,” kata dia.

Lebih lanjut, Bupati Yuni menyampaikan tidak melarang OPD mengajukan bantuan ke Baznas. Akan tetapi mekanisme pengajuan kini harus satu pintu melalui bupati.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua