JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Momentum HUT ke-104 Karanganyar, Takmir Masjid Desa Ngringo Berbagi Sembako Lintas Agama

Takmir Masjid di Desa Ngringo tengah membagi-bagikan paket Sembako dengan sasaran lintas agama / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mememperingati HUT ke-104 Kabupaten Karanganyar, Takmir Masjid Nurul Hikmah Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar membagikan sembako senilai Rp 10 juta dengan peserta lintas agama, Jumat (19/11)3021).

Tujuan dari pemberian sembako tersebut adalah untuk meringankan beban warga kurang mampu pada momentum HUT Kabupaten Karanganyar tanpa memandang agama apapun.

Adapun peserta yang hadir pada acara tersebut komplet mewakili lima agama yakni Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu.

Mereka bergiliran menerima paket sembako sebanyak 100 paket sedangkan satu paket sembako senilai Rp 100.000.

Baca Juga :  Waduh, Tiga Kasus Persetubuhan Anak Bawah Umur dan Kekerasan Seksual Hiasi Catatan Kriminal Polres Karanganyar Awal Tahun 2022

Ketua Takmir Masjid Nurul Hikmah Desa Ngringo, Astori Subagyo mengatakan, acara tersebut ditujukan bukan hanya sekedar pembagian sembako semata melainkan untuk edukasi merawat kerukunan beragama di level akar rumput.

“Jangan dipandang sembakonya namun ini lebih pada upaya merekatkan kembali jalinan kerukunan umat beragama di tingkat bawah,“ ungkapnya, Jumat (19/11).

Menurut Astori Subagyo di Karanganyar ini sangat heterogen berkembang lima agama sehingga pada HUT Karanganyar pihaknya memandang penting menggelar acara tersebut.

Sedangkan dana sembako dilakukan melalui swadaya serta menerima bantuan dari pihak ketiga tanpa ikatan.

Baca Juga :  Gerak Cepat, Giliran Pemdes Berjo Ngargoyoso  Laporkan Dugaan Penipuan Terkait Kasus Tanah Jumog ke Polres Karanganyar

“Soal dana mengalir dari berbagai pihak dengan catatan tanpa ikatan dan kali ini dari FIF membantu juga sebelumnya dari para pengusaha yang penting amanah kita salurkan seluruhnya tanpa tersisa,” ujarnya.

Bahkan Aristori Subagyo membuka lebar siapapun yang hendak memberikan bantuan diterima dengan terbuka karena ini sifatnya lintas agama. Artinya walaupun operatornya takmir masjid namun distribusinya terbuka untuk umum.

“Kami ingin memberikan tauladan bahwa dari masjid bisa berdampak untuk kebaikan semuanya,” pungkasnya. Beni Indra

Bagi Halaman