JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

MUI Boyolali Soal Anak Gugat Ibu Kandung: Berkata Kasar Saja Tak Boleh, Apalagi Menggugat

Sekretaris MUI Boyolali, Saeful Anwar / Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM MUI Boyolali turut menyorot kasus dua anak yang menggugat ibu kandung di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit. Kasus itu dinilai sangat berlebihan.

Pasalnya, dalam Islam, membentak orang tua saja tidak diperbolehkan. Apalagi sampai berbuat nekat menggugat di pengadilan.

“Itu tidak pas. Masa sampai tega menggugat ibu sendiri,” kata Sekretaris MUI Boyolali Saeful Anwar pada Kamis (25/11/2021).

Baca Juga :  Ini Daftar Lengkap 4 Tempat Wisata Terpopuler di Boyolali yang Cocok untuk Liburan. Dari Gunung, Umbul hingga Replika Air Terjun Niagara yang Jadi Primadona!

Dijelaskan, dalam Alquran Surat Al Luqman, berkata kasar pada orang tua saja tidak boleh, apalagi mau menggugat dan memenjarakan orang tua,  dan terlebih kepada ibunya sendiri.

Padahal,  semua permasalahan dengan orang tua bisa diselesaikan secara baik-baik.

Baca Juga :  Maling Nekat, Bobol Tiga Ruko di Jelok, Boyolali, Uang Jutaan Rupiah dan CCTV Ikut Disikat

“Demikian pula dalam permasalahan harta dan warisan. Seharusnya permasalahan dipecahkan dengan musyawarah.”

Ketika musyawarah bisa dihadirkan hakim yang bijaksana dalam artian mediator. Bukan langsung menggugat di pengadilan.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua