JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Siap-siap Panas Dingin, DPRD Sragen Bakal Panggil BPN dan BPKPD. Usut Aktor di Balik Pencaplokan 2 Bidang Sawah Pemkab Bernilai Miliaran!

Hariyanto (kiri) dan Sugiyamto (kanan). Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus temuan dua bidang tanah sawah aset Pemkab yang diketahui beralih menjadi hak milik perorangan di Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Sragen Kota, menuai reaksi keras dari DPRD.

Mereka pun berencana memanggil Badan Pengelola Kekayaan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Dua instansi itu dianggap memiliki andil dan menjadi kunci untuk bisa mengusut benang merah terkait indikasi peralihan diam-diam dua aset sawah bernilai miliaran itu.

“Harus diusut tuntas. Itulah mengapa perlu dipanggil BPN dan BPKPD. Kami mendesak pimpinan DPRD segera memanggil mereka,” papar anggota Fraksi PDIP sekaligus Ketua Komisi IV, Sugiyamto kepada wartawan di DPRD, Senin (15/11/2021).

Ia menjelaskan BPN perlu dipanggil untuk dimintai keterangan proses aset Pemkab itu bisa beralih menjadi hak milik perorangan.

Baca Juga :  Momen Haru Bupati Sragen Menitikkan Air Mata Saat Prosesi Sungkeman Pernikahan Putranya. Doanya Menyentuh Banget..

Perlu diusut pula mengapa bisa terbit sertifikat atas nama pribadi padahal jelas-jelas sudah tercatat aset milik Pemkab.

Pihak terkait yakni Kelurahan Karang Tengah juga dipandang perlu dipanggil untuk dimintai keterangan dasar awal bisa muncul pengajukan pengalihan hak.

“Pihak-pihak itu harus diklarifikasi. Bagaimana awalnya dulu, kok berani mengajukan, kemudian BPN kenapa pula berani menerbitkan sertifikat itu. Kelurahan dasarnya apa,” terangnya.

Menurutnya kasus ini tak bisa dipandang enteng. Sebab jika tidak diusut, dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk bagi keamanan aset-aset Pemkab.

Bahkan, ia mendesak pihak atau oknum yang terlibat andil dalam pengalihan, bisa diproses hukum.

“Kalau enggak gitu, bisa-bisa nanti banyak aset daerah yang dicaplok atau dialihkan jadi hak pribadi,” tandasnya.

Baca Juga :  Bikin Pilu, Nenek yang Tewas Kesetrum Jebakan Tikus di Sragen Ternyata Mau Jual Ayam ke Pasar. Rela Jalan Kaki 2 KM Lewat Sawah-Sawah, Ayamnya Juga Ikut Mati Kesetrum..

Senada, Ketua Komisi 2 DPRD Sragen, Hariyanto juga mendukung upaya pengusutan kasus beralihnya 2 aset tanah Pemkab itu.

Terkait hal itu, pihaknya sudah berencana memanggil BPKPD bersama Komisi I. Komisi I akan mengusut terkait aset daerah sedangkan Komisi II menyangkut pendapatan sewanya.

“Rabu besok sudah kami jadwalkan untuk dipanggil ke DPRD,” tandasnya.

Gagal Dilelang

Kasus dugaan pencaplokan aset itu mencuat setelah gagal dilakukan lelang oleh Pemerintah Kelurahan Karang Tengah dua pekan lalu.

Pasalnya dua aset Pemkab Sragen berupa tanah sawah di Kelurahan Karangtengah, Sragen Kota itu dilaporkan diam-diam jadi hak milik perorangan.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua