JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terlalu Ugal-Ugalan dan Sudah Banyak Makan Korban, Izin Trayek Bus Rela Terancam Dicabut. Rela atau Tidak?

Kondisi bus Rela dan mobil yang ringsek kecelakaan beruntun di Kacangan, Sumberlawang, Sragen, Kamis (11/11/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Insiden kecelakaan maut Bus Rela menggasak dua mobil dan satu motor di Kacangan, Sumberlawang yang menewaskan 1 orang dan 10 luka, Kamis (11/11/2021), seolah membuka lebar-lebar lembaran hitam riwayat bus jurusan Solo-Purwodadi itu.

Ulah pengemudi yang dikenal hobi ugal-ugalan dan banyak memakan korban, membuat sejumlah pihak pun ramai-ramai mengusulkan agar PO Bus AKDP itu diberi sanksi.

Tak hanya sekedar peringatan, sanksi tegas berupa pencabutan izin trayek langsung mengemuka.

“Hampir semua Bus Rela itu ugal-ugalan kalau di jalan dan sudah seperti raja jalanan. Sudah tahu jalannya sempit, orang di pinggir masih saja dipepet. Pas ramai pun kalau nyalip asal nyalip sampai makan jalur lawan. Makanya sering memicu kecelakaan. Pokoknya kalau papasan sama Bus Rela, selalu was-was. Seperti nganggap jalannya sendiri. Kami setuju kalau dicabut saja izinnya,” ujar Yanto (30) salah satu warga Sumberlawang, Sragen kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (13/11/2021).

Baca Juga :  Sisihkan Ratusan Sekolah, MTSN 4 Sragen Raih Juara Pertama Lomba Adiwiyata 2021. SMPN Birrul dan SDN Pandak Juga Juara, Nih Daftar Lengkapnya!

Tak hanya dari warga, aksi ugal-ugalan Bus Rela juga memberi pengalaman tak mengenakkan bagi Sekda Sragen, Tatag Prabawanto.

Ia juga mengaku geregetan dengan aksi pengemudi Bus Rela yang selalu ugal-ugalan tanpa mempedulikan keselamatan pengendara lain.

Baca Juga :  Dilematis Tangani Galian C, Tim Satpol PP Sragen Datangi Kantor Dinas ESDM Jateng di Solo. Begini Curhatnya!

Bahkan sebelum insiden kecelakaan di Kacangan, dirinya juga pernah nyaris disasak Bus Rela saat dalam perjalanan pulang dari jagong di Purwodadi Grobogan beberapa hari lalu.

“Mobil kami sudah minggir masih saja dipepet. Saya hampir disasak juga. Memang ugal-ugalan sekali dan membahayakan pengendara lain. Makanya saya juga berharap dikaji ulang izinnya,” kata dia.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua