JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kebakaran Jenggot, Menpora Akhirnya Pastikan Ada Bonus untuk Tim Thomas Cup 2020. Tapi Nominalnya Masih Rahasia?

Presiden Jokowi saat mengangkat Piala Thomas bersama skuad bulutangkis peraih piala Thomas dan Ketua PBSI saat kunjungan di Bali, Kamis (2/12/2021). Foto/Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Setelah polemik bonus tim Thomas Cup 2020 ramai menuai sorotan, Kemenpora akhirnya mulai kebakaran jenggot.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali memastikan bahwa Kemenpora akan memberikan apresiasi berupa bonus kepada para atlet tim Piala Thomas 2021.

“Setelah saya rapat koordinasi di internal, akhirnya kita putuskan untuk memberikan apresiasi dari pemerintah berupa bonus itu. Tetapi ke depannya kita akan pertegas, kegiatan-kegiatan yang akan mendapatkan apresiasi dan bonus dari pemerintah, kategorinya akan kita perjelas,” paparnya saat memberikan keterangan pers seperti dilansir Humas Kemenpora RI, Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga :  Terlalu Ugal-Ugalan Hingga Penumpang Wanitanya Tewas Terlindas Truk, Pengemudi Ojek Online Jadi Tersangka

Menurut Menpora, untuk kategori multi event olahraga internasional sudah dipastikan akan mendapatkan bonus karena secara aturan sudah ada di Kemenpora.

Sementara untuk single event yang perlu diperjelas karena di dalam aturannya hanya disebutkan bonus untuk kejuaraan dunia tanpa spesifikasi disebutkan kejuaraan dan cabang olahraganya.

“Kejuaraan dunia ini banyak, kemudian cabornya banyak. Maka akan segera kita sesuaikan dengan aturan yang ada di tempat kita. Kita harus tegas supaya tidak ada debatable, diskusi yang berkepanjangan dan lainnya. Dan kami akan cantumkan secara jelas penamaannya, itu misalnya Piala Thomas, dan kejuaraan yang lainnya,” tukas Menpora Amali.

Baca Juga :  Senja Natalia, Calon Bintang Bulutangkis Putri Asal Sragen. Dari Keluarga Sederhana, Usia 9 Tahun Sudah Sering Juara, Bermimpi Bisa Masuk Tivi

Ditegaskan Menpora, hal itu dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah dalam penggunaan anggaran negara.

“Kami harus berhati-hati, ini menyangkut keuangan negara. Saya tidak mau salah kalau ternyata dalam aturan kita tidak begitu cukup jelas. Kami juga berkonsultasi dengan Kementerian Keuangan terkait pemberian apresiasi dan bonus ini. Dan akhirnya kita putuskan untuk tim Piala Thomas karena sudah berhasil membawa kembali piala itu, maka kita akan berikan,” paparnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua