JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Soal Pencabutan PPKM Level 3 Saat Nataru, Moeldoko: Dibalik Itu, Ada Banyak Pembatasan, Gibran: Tunggu Instruksi Lebih Lengkap Lagi

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko saat melakukan kunjungan kerja ke kota Solo, Selasa (7/12/2021). Prihatsari

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menanggapi kebijakan terkait pencabutan kebijakan PPKM level 3 oleh pemerintah saat momen Nataru. Menurutnya, dibalik penabutan kebijakan trersebut, terdapat pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat untuk meminimalisir terjadinya kerumunan.

“Sebenarnya, di balik itu ada persyaratan-persyaratan diantaranya bepergian harus menggunakan PCR atau antigen. Berikutnya, perkumpulan hanya dibatasi 50 persen, tidak ada hiburan yang ada penonton ya tidak ada olahraga yang ada penonton seperti bola ada penonton ya enggak boleh.

Baca Juga :  Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Ditargetkan Selesai Agustus 2022

Banyak pembatasan, untuk itu menurut saya presiden satu sisi memberikan pelonggaran tapi pada sisi yang lain memberikan penekanan atas penegakan prosedur kesehatan,” ujarnya di sela kunjungan kerjanya di Solo, Selasa (7/12/2021).

Baca Juga :  Akan Diresmikan Puan Maharani Besok, Los Pasar Legi Malah Kebanjiran Sore Tadi

Selain itu, dalam perayaan Natal, dia melihat penerapan prokes telah dilakukan dengan ketat. Salah satunya terkait penataan tempat duduk jamaah yang diberikan jarak. Kemudian penyediaan air suci dilakukan dengan cara berbede oleh pihak gereja.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua