JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Waduk Pidekso Giriwoyo Wonogiri Bisa Airi Lahan Seluas 41 Hektare di 2 Kecamatan, Pembangunan Saluran Irigasi Telan Anggaran Segini

Tampungan air
Prosesi pengisian tampungan air Waduk Pidekso Giriwoyo Wonogiri. Joglosemarnews.com/Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Keberadaan Waduk Pidekso Giriwoyo Wonogiri tidak hanya sebatas penyedia air baku. Waduk yang dibangun di Bengawan Solo hulu itu juga mereduksi banjir dan penahan sedimentasi.

Selain itu Waduk Pidekso Giriwoyo Wonogiri bermanfaat mengairi lahan pertanian. Nantinya ketika sudah diresmikan penggunaannya, banyak lahan di bawah waduk terairi hingga tak lagi menjadi lahan tadah hujan.

Dengan adanya manfaat itu lahan yang semula tadah hujan bisa menjadi lahan irigasi teknis. Dalam setahun bisa dua atau tiga kali musim tanam.

Nah untuk penyediaan kebutuhan irigasi teknis pertanian perlu dibangun jaringan irigasi dari pintu waduk menuju area persawahan. Sementara soal pengadaan tanah untuk pembangunan fisik waduk sendiri kini sudah selesai. Saat ini tinggal proses pengadaan tanah untuk pembangunan jaringan atau saluran irigasi tersebut.

Baca Juga :  Daftar Haji Sekarang Berangkat 30 Tahun Lagi, Warga Wonogiri yang Mendaftar Haji Tak Sebanyak Daerah Lain di Surakarta

Informasi yang diperoleh anggaran untuk pengadaan tanah bagi pembangunan saluran irigasi mencapai ratusan miliar rupiah. Nantinya saluran membentang memanjang hingga puluhan hektare.

Rencananya, jaringan irigasi itu akan melalui 15 desa di dua kecamatan, meliputi Giriwoyo dan Baturetno.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Irigasi Bendung Pidekso Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Annisa Hayu Widwiasih kepada wartawan di Wonogiri, beberapa waktu lalu mengungkapkan, lahan terdampak pembangunan jaringan irigasi Waduk Pidekso nantinya seluas 41 hektare.

Baca Juga :  Istri Polisi Jadi Korban KDRT Apa yang Harus Dilakukan, Melapor atau Diam Saja?

“Dana untuk pembebasan tanah itu, dana yang dibutuhkan mencapai Rp 148 miliar di tahun 2022,” ungkap dia

Menurut dia, ada 816 bidang tanah yang akan terdampak pembangunan jaringan irigasi Waduk Pidekso, Giriwoyo. Jaringan irigasi Waduk Pidekso itu akan melalui sebanyak 15 desa di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Giriwoyo dan Baturetno.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua