JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Fakta Baru Kerangkeng Penjara di Rumah Bupati Langkat. Disebut Berisi 27 Orang, Sebagian Dalam Kondisi Babak Belur, Benarkah Tempat Perbudakan?

Temuan orang-orang di kerangkeng penjara pribadi Bupati Langkat Nonaktif. Foto/Istimewa

MEDAN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangiangin yang barusaja ditangkap KPK, disebut punya penjara pribadi.

Spekulasi pun bermunculan. Ada yang menyebut isi dari penjara itu disebut adalah para pekerja sawit yang dikerangkeng usai bekerja.

Namun ada pihak yang menyebut kerangkeng itu digunakan untuk merehab warga yang kecanduan narkoba.

Informasi yang mencuat, ada 27 orang di penjara saat di geledah KPK. Terungkap ada penjara tersembunyi yang diduga milik Bupati Langkat yang terkena OTT KPK.

Baca Juga :  Terlibat Kasus Narkoba, BNN Bekuk 2 Hakim PN Rangkasbitung

Penyintas dari Migrant Care menyebut ada indikasi perbudakan modern yang diduga dilakukan Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin.

Adanya indikasi perbudakan modern itu mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ‘Istana’ Terbit Rencana Peranginangin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, dan menemukan adanya penjara atau kerangkeng khusus.

Baca Juga :  Terbongkar, Kelakuan Mafia yang Bikin Minyak Goreng Langka. Ada 8 Kontainer 121 Ton Migor Hendak Diekspor ke Timor Leste

Meski Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak menyebut bahwa penjara atau kerangkeng itu sebagai tempat rehabilitasi, nyatanya tempat itu tak mengantongi izin.

Penjara atau kerangkeng tersebut dibuat di belakang rumah Bupati Langkat.

Saat petugas KPK menggeledah kediaman Terbit Rencana Peranginangin, ditemukan empat orang pria di dalam penjara yang kabarnya dalam kondisi babak belur.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua