JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Awas, Bawa Muatan Tak Aturan, Pengendara Bisa Dipenjara 2 Bulan

Kendaraan over dimensi, ODOL, Polres Sukoharjo, satlantas,

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Satuan Lalu Lintas Polres Sukoharjo menindak tegas sejumlah pengemudi truk yang membawa muatan melebihi kapasitas yang telah ditentukan atau yang sering disebut ODOL (Over Dimension Over Load).

Kasat Lantas Polres Sukoharjo AKP Heldan Pramoda Wardhana menuturkan, selain melanggar aturan berlalu lintas, keberadaan ODOL juga membahayakan bagi pengendara itu sendiri dan juga pengguna jalan yang lain.

“Iya benar, anggota Satlantas Polres Sukoharjo telah menindak sejumlah kendaraan yang melanggar ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi Kendaraan, dan kelas jalan. Sebagaimana diatur dalam undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan.” Ungkap AKP Heldan, Sabtu (13/2/2022).

Baca Juga :  Disambut Hangat, Mahasiswa Papua Soloraya Curhat Belum Punya SIM dan Sulit Pakai BPJS. Kapolres Sukoharjo Siap Bantu Fasilitasi

“Bahkan pada bulan Februari 2022 ini, kami sudah melaksanakan penindakan kepada sembilan pelanggaran ODOL,” tambahnya.

Kasat Lantas menjelaskan, pengemudi truk ditindak tegas dengan Tilang karena melanggar pasal 277 Undang-undang Lalu Lintas No. 22 tahun 2009, dan pasal 307 Undang-undang No. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Baca Juga :  Disambut Hangat, Mahasiswa Papua Soloraya Curhat Belum Punya SIM dan Sulit Pakai BPJS. Kapolres Sukoharjo Siap Bantu Fasilitasi

Yaitu setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor Angkutan Umum Barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan.

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com