JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Prodi Ilmu Komunikasi Unisri Surakarta Gelar Pelatihan Public Speaking di MAN 1 Surakarta

Pelatihan peningkatan kapasitas public speaking di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta, Selasa (22/3/2022) / Dok Humas Unisri Surakarta

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar pelatihan peningkatan kapasitas public speaking di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta, Selasa  (22/3/2022).

Pelatihan yang dilaksanakan di aula lantai 4 Gedung Pembelajaran Terpadu MAN 1 tersebut diikuti oleh berbagai organisasi siswa di sekolah itu.

Beberapa di antaranya adalah Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Organisasi Pelajar Boarding School (OPBS), Organisasi Pelajar Program Khusus (OPPK) dan Dewan Ambalan (DA).

Tampil sebagai pemateri Sihabuddin, S.I.Kom., M.I.Kom selaku pemateri pertama atau pemateri inti dan Estu Widiyowati, S.I.Kom., M.I.Kom selaku pemateri kedua yang tampil sebagai pembuka di acara inti.

Baca Juga :  KB-TK Marsudirini Surakarta Jalani Penilaian Sekolah Sehat dengan Model Stratifikasi

Estu Widiyowati memaparkan tentang pentingnya komunikasi efektif dan bagaimana cara membangun komunikasi efektif dalam berinteraksi termasuk dalam melakukan public speaking.

“Ada lima cara untuk menciptakan komunikasi efektif, yaitu respek, empati, audible (diterima secara langsung), clarity (kejelasan) dan humble (sikap rendah hati),” paparnya.

Sihabuddin sebagai pembicara inti pada acara itu  menjelaskan secara panjang lebar terkait public speaking, mulai dari pengertian public speaking, retorika, pentingnya public speaking, jenis-jenis public speaking, memahami audience, komunikasi nonverbal dalam public speaking dan  bagaimana persiapan sebelum melakukan public speaking.

Baca Juga :  Dosen UNS Gelar Lokakarya Penyusunan Komik Digital Peduli Sosial Bagi Guru SD Kota Solo

Dengan peserta pelatihan siswa Madrasah Aliyah, dalam paparannya Sihabuddin beberapa kali mengaitkan public speaking dengan dunia dakwah Islam termasuk dalam sejarah Islam.

“Pentingnya public speaking dalam dakwah bisa dilihat dari kisah Nabi Musa yang berdoa kepada Allah untuk mengangkat Nabi Harun sebagai Nabi untuk menjadi teman dalam berdakwah karena memiliki kefasihan dalam berbicara, sedangkan Nabi Musa tidak begitu fasih,” jelasnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua