JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kasus Pembacokan di Sragen, Pelaku Ternyata Sempat Duduk dan Ngopi Bareng Iblis. Begini Ceritanya!

Ilustrasi pria bawa parang ancaman pembacokan. Foto/Shutterstock

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus pembacokan yang terjadi di Desa Plosokerep, Karangmalang, Sragen mencuatkan fakta baru.

Sebelum membacok Dwi Purwanto yang juga asal Plosokerep, tersangka Budi Haryanto diketahui berada di warung dan ngopi bersama temannya yang disebut dengan nama Iblis.

Dwi yang sesumbar sok jagoan dan menantang siapa yang berani melawan dirinya, kemudian dibacok parang oleh Budi hingga bersimbah darah.

Berdasarkan hasil olah TKP kepolisian, insiden pembacokan itu terjadi Minggu (6/3/2022) malam sekira pukul 20.30 WIB.

Baca Juga :  Berkas Lengkap, Panitia Pilkades PAW Singopadu Tetapkan 6 Nama Sebagai Bakal Calon. Polisi Sempat Berjaga-Jaga

“Saat itu awalnya tersangka Budi Haryanto berada di warung Emi bersama rekannya bernama saudara IBLIS. Mereka sedang ngopi bareng, tidak lama kemudian korban datang sambil berkata “ayo golek musuh” (ayo mencari musuh),” papar Kasi Humas Polres Sragen, AKP Suwarso saat konferensi pers kasus itu di Mapolres Sragen, kemarin.

Mendengar kalimat sok jagoan dan nantang-nantang itu, Budi Haryanto langsung naik darah hingga membacok
Dwi Purwanto dengan parang.

Kapolsek Karangmalang, Iptu Mulyono menjelaskan aksi pembacokan itu terjadi di warung milik Emiana Slamet Riyadi di Dukuh Pungkruk RT 6/2, Plosokerep.

Baca Juga :  Ketahuan Hamili Siswi SMK, Oknum Kadus Berusia 50 Tahun di Kedawung Sragen Akhirnya Siap Menikahi

Malam itu awalnya korban memang datang dengan temannya ke warung Emi. Di dalam warung, sudah ada korban dan beberapa temannya salah satunya bernama Iblis yang sedang ngopi bareng.

Tanpa ada angin dan hujan, tiba-tiba korban melontarkan kalimat bernada menantang yakni “ayo golek musuh”. Kemudian Iblis menyahut kalau mencari musuh di Polres sana.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua