JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ada Warga Sragen Miskin Sampai Bunuh Diri Tak Pernah Dapat Bantuan, Menteri Sosial: Saya Nggak Ngecek!

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rishamarini didampingi Ketua RW 43 Gondang, Bambang Widjo Purwanto saat memberi keterangan kepada wartawan usai berkunjung di rumah korban bunuh diri di Grasak, Gondang, Sragen, Minggu (15/5/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengaku tidak mengecek dan tidak mengetahui jika warga Dukuh Grasak, Gondang, Sragen, Arifin (35) bersama putrinya, Saqila Love Afilah Sungkar (5), tidak masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

Saat ditanya soal kondisi Arifin yang tidak mendapat bantuan sosial dari pemerintah, Mensos juga menyebut tidak mengecek.

“Saya nggak tahu, saya nggak ngecek (apakah sebelumnya dapat bantuan sosial). Yang jelas, saat ini saya harus selamatkan Livey (anak sulung almarhum) dulu,” paparnya saat ditanya wartawan usai menjenguk rumah duka dan Livey di Gondang, Sragen, Minggu (15/5/2022).

Pun saat ditanya bagaimana ke depan apakah akan diberikan bantuan pemerintah, Risma juga hanya menyebut tidak mengecek itu.

Baca Juga :  Daftar Ulang SD dan SMP Sragen Digelar 29 Juni Sampai 2 Juli. Simak Persyaratannya!

Ia lagi-lagi hanya menjawab saat ini yang terpenting dan harus dilakukan adalah menyelamatkan anaknya terlebih dahulu.

Ia memastikan kakek nenek yang sementara mengasuh Livey, sudah diberi bantuan modal usaha.

Kemudian, ibunya Livey atau suami alm Arifin, Novita yang saat ini masih di Singapura, nantinya apabila pulang ke Sragen akan ditawari apakah bersedia bekerja di balai Kemensos di Solo.

“Tapi nanti kita lihat. Kalau memang berkeinginan untuk usaha akan kami bantu modal,” ujarnya.

Sebelumnya, menurut warga dan tokoh desa setempat, Arifin memang tidak masuk DTKS dan tidak pernah mendapat bantuan dari program-program pengentasan kemiskinan baik PKH, BPNT, dan sejenisnya.

Baca Juga :  Mulai Hari Ini, 18 Personel Polres Sragen Ini Sudah Tidak Lagi Bertugas Sebagai Polisi. Kapolres Sampaikan Terimakasih

Padahal melihat kondisi rumahnya terbilang tidak layak. Bahkan sebelum kejadian, bapak dua anak itu juga diketahui sudah kehilangan pekerjaan ikut pasar malam hingga jualan masker.

Fakta itu sempat diungkap PLT Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sragen, Cosmas Edwi Yunanto saat menyambangi rumah duka di Grasak RT 43, Gondang, Selasa (10/5/2022).

“Iya, saudara Arifin ini dulunya mampu. Jadi nggak masuk di DTKS. Jadi program- program pemerintah jaminan kesehatan dan lainnya, nggak punya,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua