JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ending Mengejutkan Kasus Tamu Colek Pantat 4 Penyanyi Campursari di Sragen, Simak Pesan Menohok dari Kapolsek!

Ilustrasi hajatan dengan hiburan campursari. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masih ingat kasus seorang pria tamu hajatan asal Desa Dukuh Tangen, berinisial GS (45), yang dilaporkan melakukan dugaan pelecehan seksual dengan mencolek pantat 4 penyanyi campursari di hajatan beberapa waktu lalu.

Ya kasus dugaan pelecehan penyanyi yang sempat heboh itu sudah berakhir perdamaian.

Pria pelaku pencolekan penyanyi Tata CS itu akhirnya terbebas dari jerat penjara. Hal itu terjadi setelah pelapor atau korban memutuskan mencabut laporannya di Polsek Tangen.

Mereka mencabut laporan usai terlapor menyampaikan permintaan maaf terbuka lewat video dan dipublikasikan melalui media sosial. Pelaku juga membuat surat pernyataan kesanggupan tidak mengulangi lagi.

Baca Juga :  Bikin Resah Masyarakat, Alap-Alap Spesialis Pembobol Warung Makan Dibekuk Polsek Ngrampal. Gasak HP, Tabung Gas Hingga Gitar

“Sudah diselesaikan secara damai. Pelaku membuat video permintaan maaf dan disebarluaskan, pelapor kemudian mau mencabut laporannya. Kemarin terlapor datang dan sudah memenuhi tuntutan pelapor sehingga laporan dicabut,” papar Kapolsek Tangen, AKP M Zaini kepada JOGLOSEMARNEWS.COM belum lama ini.

Atas kasus itu, Kapolsek pun melontarkan pesan moral terhadap semua pihak.

Kepada masyarakat agar penikmat seni diharapkan bisa lebih menghargai seniman dan tidak memandang rendah profesi seniman atau seniwati.

Sementara, kepada para seniman khususnya seniwati juga diharapkan mengambil hikmah dari insiden itu.

Baca Juga :  Catat, Mulai Besok 1 Juli Pembelian BBM Solar dan Pertalite Wajib Pakai MyPertamina. Simak Cara Daftar dan Link Downloadnya!

Yakni untuk lebih beretika lagi dalam berpakaian apabila sedang manggung atau mentas. Sehingga tidak memancing bagi penonton untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pesan moralnya, untuk terlapor agar lebih menghargai seniman. Jangan serta merta melihat gaya seniwati goyang lalu terus timbul niat yang enggak-enggak. Kalau saya melihat sebetulnya bukan niat jahat tapi hasrat iseng ingin mencoba atau yang lain. Nah buat pelapor, pesan moralnya untuk lebih beretika lagi dalam berpakaian supaya tidak memancing,” tandas Kapolsek.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua