JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Lagi Viral, Prada Ardian Prajurit Asal Sragen yang Tangkap Komplotan Begal Ternyata Warga Perguruan Silat PSHT

Prada Ardian Sapta Savela. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Prada Ardian Sapta Savela, prajurit Batalyon Arhanud 10/ABC yang berhasil melawan dan menangkap komplotan begal di kawasan Pasar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (8/5/2022) ternyata juga diketahui merupakan warga perguruan silat.

Prajurit muda kelahiran Mojorejo, Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Sragen itu tercatat sebagai warga perguruan silat persaudaraan setia hati Terate (PSHT).

“Ardian adalah warga PSHT. Pengesahan sekitar tahun 2000an,” papar Sekdes Singopadu, Suyatno kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (12/5/2022).

Ia menuturkan Prada Dian lahir di Dukuh Mojorejo, Singopadu. Namun kemudian berpindah domisili di Dukuh Sidomulyo, Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

Prajurit muda itu merupakan putra dari pasangan Suparno dan Suparti. Bapaknya bekerja merantau sedangkan sang ibu bekerja sebagai karyawan pabrik.

Nama Prada Ardian menjadi viral setelah bersama rekannya Prada Junior Noval, berhasil melawan dan menangkap komplotan begal.

Cerita heroik itu hadir ketika keduanya dihadang 9 begal usai berbelanja dari pasar Kebayoran.

Meski kalah jumlah, kedua prajurit muda itu dengan berani melakukan perlawanan dan membuat 9 begal kocar kacir.

Baca Juga :  Soto Kwali Si Racikan Sekda Sragen Sabet Juara Lomba Masak HUT Sragen 2022. Kalahkan Soto Bupati dan Wabup

Tak lama setelah kejadian, para pelaku langsung dibekuk oleh polisi. Aksi heroik keduanya kini viral menuai simpati dari publik.

Mendengar cerita heroik Ardian melawan komplotan Begal, warga pun mengapresiasi.

“Ya ikut senang dan bangga lah. Bagaimanapun dia lahir dan warga Sragen,” ujarnya.

Komandan Batalyon Arhanud 10/ABC, Letkol Arh Syarief S.B membenarkan aksi heroik kedua prajuritnya melawan aksi pembegalan tersebut.

Ia mengatakan kronologinya kedua prajurit hendak kembali ke Batalyon Arhanud 10/ABC Bintaro Jakarta Selatan, usai berbelanja di Pasar Kebayoran Baru.

“Anggota kami sepulang dari berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar tradisional menggunakan sepeda motor. Ketika perjalanan pulang, ada beberapa orang yang berusaha menyerang, yang kemungkinan besar akan melakukan begal terhadap anggota kami,” kisah Syarief dalam keterangannya, Senin (9/5/2022).

Syarief menuturkan saat itu sembilan orang diduga pelaku begal menghentikan sepeda motor dua prajurit TNI tepatnya di sekitar SMPN 29, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/5/2022) sekira pukul 05.15 WIB.

Baca Juga :  Kapolres Sragen Dimutasi ke Semarang, Satu Mantan Kapolres Sragen Juga Dipindah ke Kalimantan, Ini Pesan Kapolda!

“Bahkan salah satu pelaku sempat melempar batu ke arah anggota Arhanud 10/ABC namun berhasil dihindari,” jelasnya.

Setelah itu, dua prajurit itu menyerang balik sehingga satu pelaku berinisial MRH (22) terjatuh dari sepeda motornya.

“Satu orang pelaku berhasil diamankan, sedangkan pelaku lain berhasil melarikan diri.

Saat ini, pelaku sudah diserahkan ke Polsek Metro Kebayoran Baru untuk tindak lanjutnya.

Tak lama setelah kejadian, polisi dengan cepat menangkap seluruh pelaku begal terhadap dua prajurit TNI AD di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Total ada 9 pelaku begal yang sudah ditangkap oleh polisi. Satu dari 9 pelaku ditangkap dua prajurit TNI tersebut dan diserahkan ke Polsek Metro Kebayoran Baru setelah terjatuh saat hendak melarikan diri.

Sembilan tersangka itu juga dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (10/5/2022).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan pelaku ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua