JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Astagfirullah, 11 Santriwati di Depok Jadi Budak Nafsu Ustad dan Kakak Kelasnya. Dipanggil Satu Persatu Lalu Digarap di Ruangan

Ilustrasi siswi korban pencabulan, perkosaan. Foto/Istimewa

DEPOK, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus dugaan pencabulan di pondok pesantren kembali mencuat. Kali ini di Depok, belasan santri perempuan di sebuah pondok pesantren di kawasan Beji Timur, Depok diduga mengalami dan menjadi korban kekerasan seksual oleh ustad dan kakak kelasnya.

Kekerasan seksual yang sudah terjadi selama setahun belakangan baru terungkap sepekan lalu. Modusnya sang ustad dan kakak kelas memanggil satu persatu santriwati itu masuk ke dalam kamar dan kemudian mencabulinya.

Baca Juga :  Muncul ke Publik, Istri Ferdy Sambo Langsung Nangis. "Saya Tulus Mencintai Suami Saya!"

Selaku perwakilan kuasa hukum korban Megawati mengatakan, para korban baru bercerita saat libur kegiatan pesantren. Ia menyebut terdapat 11 orang yang menjadi korban, namun hanya 5 yang berani melapor ke Polda Metro Jaya.

“Dari 11 yang dilecehkan, yang berani untuk speak up hanya 5 orang. Tapi sekarang yang diperiksa baru 3 orang. Yang 1 orang lainnya masih di Bandung dalam kondisi sakit,” paparnya dilansir Humas Polri, Kamis (30/6/2022).

Baca Juga :  Buka GIIAS 2022, Menko Airlangga: Pemerintah Beri Banyak Insentif untuk Hadirkan Kendaraan Listrik

“Karena beberapa dari mereka yatim piatu, jadi mereka takut untuk melaporkannya. Mereka merasa hutang budi ke pondok pesantren itu karena dapat fasilitas gratis,” jelasnya.

Ia menjelaskan, dirinya sudah mendengar pengakuan dari korban dan bersama orang tua korban membuat laporan ke Polda Metro Jaya untuk ditindak lanjuti.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com