JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Peserta Ranking I Diduga Gunakan Sertifikat dari Paguyuban Asitras, Peserta Ranking II Seleksi Perdes Bener Tuntut Pelantikan Ditunda. Tantang Panitia Berani Buka-Bukaan!

Surat keberatan dan permintaan penundaan tahapan seleksi penjaringan penyaringan perangkat desa Bener, Ngrampal yang mempersoalkan keabsahan sertifikat peserta ranking I yang diduga diterbitkan paguyuban seniman Asitras. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Peserta ranking 2 seleksi penjaringan penyaringan perangkat Desa Bener untuk formasi Kebayan III, Budi Santoso melayangkan surat keberatan atas hasil seleksi Perdes yang diumumkan tanggal 3 Juni lalu.

Pasalnya ia mempertanyakan keabsahan satu dari lima sertifikat milik peserta ranking I yang antaranya diketahui dikeluarkan oleh aliansi seniman tradisional Sragen (Asitras).

Ia pun meminta panitia berani membuka semua dokumen sertifikat milik peserta ranking I yang diketahui mengumpulkan 5 sertifikat.

Selain itu ia juga mendesak panitia menunda tahapan pelantikan sampai persoalan keabsahan sertifikat yang dirasa janggal itu mendapat kepastian.

Hal itu terungkap dari surat keberatan yang dilayangkan ke panitia dan camat Ngrampal pada 6 Juni 2022 lalu.

Baca Juga :  Siap-Siap, 2 Warga Sragen Pembeli Koleksi Emas Mahal Sri Mulyani Diburu Polisi. Bisa Terseret Pasal Penadah!

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Budi mengatakan dalam suratnya itu, ia mempertanyakan keabsahan sertifikat Bahasa Jawa dan Bahasa Korea milik peserta ranking I.

Sebab ia menilai sertifikat Bahasa Jawa diterbitkan oleh Asitras yang sepengetahuannya hanya paguyuban seniman, bukan lembaga resmi yang bergerak di bidang pelatihan kompetensi atau keterampilan.

“Kalau sepengetahuan saya, aliansi seniman kan sifatnya hanya seperti paguyuban. Kok bisa mengeluarkan sertifikat kompetensi yang ujung- ujungnya dibuat untuk mendaftar perangkat desa ini. Kemudian sertifikat Bahasa Korea, setahu saya juga dimiliki mereka yang hendak kerja ke Korea. Saya hanya menanyakan keabsahannya. Makanya saya berharap semua dokumen sertifikat peserta ranking I dibuka kemudian diundang dinas pendidikan untuk memverifikasi keabsahan sertifikat Bahasa Jawa dari Asitras itu apakah masuk kategori bisa dinilai atau tidak,” paparnya Senin (13/5/2022).

Baca Juga :  Deklarasi Damai Pilkades Serentak, Bupati Sragen: Yang Menang Jangan Adigang Adigung, Kalau Tak Siap Kalah Jangan Ikut!

Jadi Mainan 

Dari hasil akhir perankingan, Budi menduduki ranking 2, hanya berselisih 1,07 dengan peserta ranking I. Meski unggul di tes komputer, ia kalah di nilai dedikasi.

Namun peserta ranking I yang hanya berijazah SMA bisa mengoleksi nilai prestasi 6 dengan tambahan 5 sertifikat.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com