JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Trenyuh Kisah Bu Guru Suwarti, Anggota DPRD Jateng Sriyanto Saputro Malam-Malam Datang Kasih Saweran. Siap Gerakkan Relawan

Anggota DPRD Provinsi Jateng, Sriyanto Saputro saat menyerahkan bantuan uang saweran pribadinya kepada Bu Guru Suwarti di kediaman Suwarti di Blimbing, Sambirejo, Sragen, Minggu (12/6/2022) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kisah Suwarti (61), pensiunan guru agama SD yang diminta mengembalikan 2 tahun gaji dan terancam tak dapat tunjangan pensiun, memantik empati dari berbagai kalangan.

Kisah tragis Bu Warti bahkan menggerakkan anggota DPRD Provinsi Jateng, Sriyanto Saputro untuk jauh-jauh datang ke Sragen menjenguk yang bersangkutan.

Legislator asal Dapil Sragen, Karanganyar, Wonogiri itu menyambangi kediaman Bu Suwarti, Minggu (12/6/2022) malam. Selain mengecek data dan menyampaikan dukungan moril, Sriyanto juga sedikit memberikan saweran uang tunai kepada yang bersangkutan.

“Tanpa mengurangi rasa hormat kami, ini mohon diterima Bu. Jangan dilihat nominalnya, semoga bisa membantu meringankan beban. Mudah-mudahan nanti segera ada perhatian dan solusi terbaik dari pemerintah pusat. Kami juga akan mendorong KASN dan ombudsman nasional untuk turun tangan mengusut masalah panjenengan,” papar Sriyanto di kediaman Suwarti di Blimbing, Sambirejo.

Baca Juga :  Terekam CCTV, Aksi Komplotan Tega Peras Petani Tua di SPBU Tunjungan Sragen. Beli Pertalite untuk Bertani Digorok Rp 450.000

Sriyanto menguraikan dirinya tergerak menyambangi Bu Suwarti setelah mendengar dan membaca berita Bu Suwarti yang viral hingga nasional.

Kisah tragis Bu Warti yang mengajar 35 tahun namun malah diminta mengembalikan gaji dan tidak mendapat hak pensiun, membuatnya trenyuh.

Terlebih dari hasil pengecekan berkas-berkas yang dimiliki Bu Suwarti, ia menilai yang bersangkutan benar-benar diangkat PNS sebagai guru sehingga sudah selayaknya mendapat masa pensiun sampai 60 tahun dan tunjangan pensiun.

Baca Juga :  BI Rate Naik, Bank Jateng Sragen Pastikan Suku Bunga Kredit Tak Berubah. Malah Genjot 3 Produk Kredit Sangat Murah

“Kalau dilihat SK pengangkatannya beliau ini diangkat sebagai tenaga pendidik atau guru. Bukan tenaga kependidikan atau administrasi. Jadi harapan kami ini jadi perhatian pemerintah pusat utamanya BKN agar memberikan solusi terbaik. Harapan kami yang bersangkutan tetap pensiun sampai usia 60 tahun sehingga tidak perlu mengembalikan gaji dan dapat hak pensiun,” jelasnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com