JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bosnya Kecapekan, Pabrik Arang Bathok di Plupuh Ludes Terbakar. 5 Ton Bahan Baku Bathok Senilai Rp 40 Juta Habis Melayang

aksi bakar sampah sembarangan jadi pemicu kasus kebakaran
Ilustrasi kebakaran. BPBD DIY aksi bakar sampah sembarangan jadi pemicu 97 kasus kebakaran | Pixabay
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran hebat menghanguskan pabrik pembuatan arang batok kelapa milik Ngatiman (46) di Dukuh Ceplisan RT 18 Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh, Sragen, Minggu (31/7/2022) dinihari.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun pabrik dan 5 ton arang batok siap jual, ludes jadi abu.

Diduga kuat, kebakaran dipicu sang pemilik yang kecapekan hingga lupa memantau kondisi tungku pembakaran di pabrik miliknya.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran diketahui pukul 02.30 WIB.
Menurut informasi dari korban, kejadian berawal ketika ia dan sang istri, Partini (42) menyiapkan bahan untuk pembuatan arang batok kelapa pada Kamis (28/7/2022).

Hari itu mereka mulai membakar bathok (kulit kelapa) dalam tungku oven pembakaran yang berada di pabrik belakang rumah.

Baca Juga :  354 Taruna SMK Negeri I Plupuh Resmi Dilantik Wakil Bupati, Pamerkan Karya Kreatif dan Bela Diri

Selang 3 hari berikutnya, Sabtu (30/7/2022, sekira pukul 14.00 WIB korban bersama sang istri membongkar arang hasil pembakaran bathok tersebut dari tungku.

“Karena kecapekan, kemudian korban langsung masuk kedalam rumah dan lupa menyiram sisa pembakaran yg berada di dalam tungku dengan air. Esok harinya pada hari Minggu 31 Juli 2022 sekira pukul 02.30 WIB, pada saat korban tidur di rumah terbangun karena mendengar suara plethok-plethok dari arah tungku dan kemudian disertai kobaran api,” papar Kapolsek Plupuh, Iptu Suparno, Minggu (31/7/2022).

Melihat kobaran api, korban dan sang istri langsung bergegas keluar dan mengecek pabrik arang di belakang rumah.

Baca Juga :  Bupati Sragen Resmi Perpanjang Masa Jabatan Kades 2 Tahun

Alangkah kagetnya, mereka melihat api sudah berkobar pada tungku sebelah timur dan membakar bathok kering yang berada di sebelah tungku serta rumah tungku yang terbuat dari bambu.

Tim Polsek Plupuh saat mengecek kondisi pabrik arang bathok milik warga Gedongan yang ludes terbakar, Minggu (31/7/2022) dinihari. Foto/Wardoyo

Melihat hal itu, korban kemudian berteriak minta tolong warga sekitar dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Namun karena kobaran api membesar, mereka menghubungi pemadam kebakaran. Setelah berjibaku hampir satu jam, kobaran api akhirnya bisa dipadamkan.

“Tidak ada korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 40 juta. Karena tungku yang terbuat dari bambu dan bathok kering sebanyak 5 ton habis terbakar,” jelas Kapolsek.

Dari hasil olah TKP, kebakaran diduga dipicu percikan api dari sisa pembakaran api ditunggu yang tak tuntas dipadamkan. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com