JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Cegah Gegeran Antar Perguruan Silat, Forum Kades di Sragen Hadap Kapolres. Pengesahan Tidak Akan Barengan

Pengurus Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Sragen dipimpin Ketua Siswanto saat bersilaturahmi dengan Kapolres AKBP Piter Yanottama. Foto/Wardoyo
   

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pengesahan pendekar baru dari sejumlah perguruan silat dipastikan tidak akan digelar berbarengan.

Langkah itu dilakukan untuk menjaga kondusivitas dan mencegah potensi gesekan yang kerap terjadi di antara perguruan.

Hal itu terungkap dalam silaturahmi pengurus forum komunikasi kepala desa (FKKD) Sragen dengan Kapolres AKBP Piter Yanottama, kemarin.

Silaturahmi dipimpin Ketua FKKD, Siswanto bersama jajaran pengurus mulai dari Sekretaris Kresna Widya Permana, dan pengurus lainnya.

Mereka diterima di ruang Kapolres Sragen. Ketua FKKD yang juga Kades Jetak, Siswanto mengatakan ada beberapa hal yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Karang Taruna Prima Sejati Dukuh Driyan, Masaran Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba di Kalangan Anak Muda

Salah satunya komitmen FKKD untuk menjaga sinergitas dengan Polres guna menjaga situasi kondusif menjelang tahun politik 2024.

“Kapolres kan orang baru di Sragen, jadi kemarin kita silaturahmi sekaligus perkenalan. Pinginnya kita antara Polres dan lurah-lurah punya sinergitas agar situasi Kamtibmas di Sragen kondusif. Karena apapun, ini mendekati tahun politik jangan sampai ada gesekan-gesekan nantinya,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (11/7/2022).

Pengurus Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Sragen dipimpin Ketua Siswanto saat bersilaturahmi dengan Kapolres AKBP Piter Yanottama. Foto/Wardoyo

Siswanto yang juga mantan penyidik Reskrim Polres Sragen era 2000an itu menuturkan selain tahun politik, momen itu juga disampaikan terkait agenda pengesahan pendekar baru di sejumlah perguruan silat.

Baca Juga :  Abaikan Keselamatan, Tower BTS di Desa Purworejo Gemolong Sragen Diam-Diam Nekat Perpanjang Izin Tanpa Persetujuan Warga, Warga Bakal Demo Besar-Besaran Jika Tidak Segera Dibongkar !

Untuk menjaga kondusivitas, nantinya pengesahan pendekar baru diharapkan bisa digelar tidak berbarengan antar satu perguruan dengan perguruan lain.

Hal itu semata-mata untuk menjaga situasi kondusif dan menekan potensi benturan antar perguruan.

“Kebetulan ada pengurus FKKD yang juga masuk di kepengurusan silat sehingga nantinya diminta pengesahan tidak dibuat barengan. Tapi diberikan waktu sendiri-sendiri agar tidak terjadi benturan-benturan,” terang Siswanto.

Menyikapi itu, Kapolres AKBP Piter Yanottama mengapresiasi positif silaturahmi tersebut dan siap bersinergi untuk menjaga kondusivitas wilayah Sragen. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com