JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Nekat Produksi Mi Boraks, Pengusaha di Mojosongo, Boyolali Terima SP Pertama

Kepala Dinas Kesehatan Boyolali, Puji Astuti / Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pengusaha mi basah di Desa Karangnongko, Kecamatan Mojosongo Boyolali  ini benar- benar nekat. Bagaimana tidak, karena ia memproduksi mi mengandung boraks.

Dinas Kesehatan (Dinkes) pun mengambil langkah tegas dengan melayangkan Surat Peringatan (SP) pertama.

Pasalnya, sudah dua kali dilakukan pembinaan dan pemeriksaan laboratorium, namun masih ditemukan kandungan boraks pada mi tersebut.

Baca Juga :  Pelajar di Boyolali Dibuatkan Rekening Bank, Ini Tujuannya

“Lantas kami layangkan Surat Peringatan (SP) pertama. Jika tetap bandel, akan dilimpahkan ke Bupati,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, Puji Astuti, Selasa (12/7/2022).

Dijelaskan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait produksi mi mengandung bahan berbahaya ini pada 8 Juni lalu.

Masyarakat curiga muncul lantaran melihat kekenyalan mie yang dinilai lebih bantat.
Begitu menerima laporan, petugas Dinkes langsung melakukan pengecekan ke lokasi pada Senin (11/7/2022).

Baca Juga :  PDIP dan PKS Kompak, 5 Dapil atau 6 Dapil Tak Masalah

Ternyata Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Boyolali juga mendapat laporan yang sama. Bahkan, petugas DKP dan Dinkes pun bertemu di lokasi.

“Lalu kita ambil sampel untuk cek laboratorium, ternyata betul, hasilnya positif boraks. Dalam sehari, pelaku memproduksi 5 -6 kuintal mie basah untuk mie ayam.”

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com