JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Blak-Blakan, Kesaksian Para Pelaku Bisnis Judi Jakarta dan Sragen Soal Konsorsium 303. “19 Orang Digerebek Lalu Dilepaskan Setelah Bayar Rp 2,5 Miliar!

Ilustrasi grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 yang kini ramai beredar di media sosial. Kolase/JSnews

JOGLOSEMARNEWS.COM Drama pembunuhan keji yang didalangi Irjen Ferdy Sambo membuka tabir baru soal indikasi adanya praktik mafia bisnis gelap yang dibekinginya.

Tak tanggung-tanggung, konon bisnis gelap itu bisa mengalirkan setoran cuan hingga Rp 1,3 triliun pertahun dari konsorsium 303 ke Sambo.

Skema praktik bisnis haram itu kini ramai menjadi perbincangan di masyarakat dan beredar luas di media sosial.

Anehnya mesti menyeret puluhan personel dengan pangkat tinggi hingga kini pihak Polri sama sekali belum menyampaikan bantahan atau mengiyakan terkait beredarnya skema konsorsium 303 dan Kaisar Sambo itu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hanya mengatakan sedang mendalami isu Konsorsium 303 yang diduga dipimpin Ferdy Sambo sebagai pelindung bandar judi. Kode angka 303 itu merujuk pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana perjudian.

Sejumlah pelaku bisnis perjudian pun akhirnya angkat bicara. Mereka meyakinkan bahwa konsorsium 303 dan aliran bisnis judi itu bukan isapan jempol belaka.

Seperti kesaksian salah satu pengusaha judi di Jakarta yang disampaikan kepada Tempo.co, Rabu (24/8/2022) malam.

Pengusaha itu mengungkapkan adanya dugaan dana judi yang masuk ke beberapa pejabat Kepolisian di Polda Metro Jaya dan di Mabes Polri.

Sumber ini menyatakan banyak tahu perihal judi yang diduga melibatkan aparat kepolisian. Tempo kemudian menemui pria itu di Kembangan, Jakarta Barat.

Baca Juga :  Anggotanya Diduga Perkosa Prajurit Kostrad, Komandan Paspampres: Biarkan Hukum Memutuskan
Grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 yang kini ramai beredar di media sosial. Kolase/JSnews

Tempo telah mengontak melalui pesan tertulis maupun telepon kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk meminta penjelasan dan konfirmasi seputar pernyataan dan tudingan narasumber itu pada Kamis, 25 Agustus 2022.

Namun, Fadil Imran, hingga Jumat siang, 26 Agustus 2022, belum merespons.
Tempo juga mengirim pesan teks dan mengontak Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan pada Kamis kemarin.

Namun, hingga Jumat hari ini, ia belum menjawab. Tempo juga menghubungi Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum atau Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Raymond Siagian dengan metode seperti Fadil Imran dan Endra Zulpan.

Seperti mereka berdua, Jerry belum memberikan tanggapan hingga Jumat siang, 26 Agustus 2022 ini.

Berikut ini kutipan bagian kedua wawancara Tempo dengan pengusaha itu, seputar dugaan polisi dan keterlibatannya dalam judi.

Apa dugaan peran perwira Polda Metro Jaya ini dalam perjudian?

Dia ini sebagai tangan kanan Ferdy Sambo, Kalau sinetron itu sebagai pemeran aktor utama, kalau Ferdy Sambo itu tidak terlibat langsung, jadi dia melalui perwira itu.

Dia itu ada kelompoknya kalau tidak salah ada 16 orang. Saya tidak perlu sebut satu per satu. Artinya pamen Polda Metro Jaya yang sudah ditangkap itu dan sudah disel di Brimob itu sudah termasuk semua. Di Ditkrimum Polda Metro Jaya itu ada 6, kelompoknya semua.

Bagaimana kedekatan perwira itu dengan Ferdy Sambo?

Baca Juga :  BI Bakal Segera Gulirkan Rupiah Digital, Ini 3 Alasannya

Dia itu loncat satu jabatan. Itu itu bisa dibaca karena ada Ferdy Sambo di belakangnya. Saking hebatnya dia itu, loncat jabatan yang seharusnya dimiliki oleh Akpol peraih Adhi Makayasa. Kenapa? Karena Sambo di belakangnya, jadi kalau itu bagan-bagan, struktur yang beredar di medsos itu sudah benar. Dia yang kendalikan setoran judi dari bandar Konsorsium 303.

Bagaimana dengan dugaan keterlibatan perwira tinggi Mabes Polri sebagai beking judi ini?

Seorang perwira polisi ngomong di televisi seolah dia paling bersih di Polri. Saya bilang janganlah terlalu sok bersihlah. Kan 3 tahun lalu, 4 tahun lalu saya sering kirim SMS dan WA, ini saya kasih tahu lokasi-lokasi yang polisi bekingi lokasi judinya. Tapi dia diam saja. Kecuali tidak saya laporkan. Saya sudah kirim SMS dan WA itu tandanya saya bertanggung jawab. Kalau tidak benar, saya bisa dapat salah.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com