JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kisah Pilu Siswi 13 Tahun Lahirkan Bayi. Tak Kuat Beli Susu Formula, Warga Sampai Tak Tega Lihat Saat Menyusui

Ilustrasi siswi hamil. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kisah tragis siswi SMP di salah satu desa di Jenar berinisial DA (13) yang menjadi budak nafsu bapak tirinya, J (34) hingga hamil dan melahirkan bayi, kini menyisakan cerita memilukan.

Bayi yang dilahirkan satu bulan lalu itu kini harus mengalami nasib memprihatinkan.

Betapa tidak, bayi laki-laki yang dilahirkan DA kini terpaksa hanya dijatah susu formula.

Kondisi korban yang baru berusia 13 tahun dinilai masih terlalu kecil dan belum memungkinkan untuk menyusui.

Namun, karena kondisi ekonomi ibunya (orangtua korban) yang kini juga tengah mengasuh bayi, membuat keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan susu formula untuk bayi DA.

Walhasil, DA yang berusaha tegar dan kembali masuk sekolah itu terkadang harus menyusui anaknya lantaran gak kuat membeli susu formula.

“Iya, sebenarnya kasihan karena dia (DA) itu masih sangat kecil dan oleh bidan memang disarankan tidak boleh menyusui karena masih sangat kecil. Tapi pas kami ke rumahnya, ternyata pas tidak bisa beli susu formula. Sehingga terpaksa dimiki (disusui) dan melihat dia menyusui bayinya itu kami sangat kasihan, nggak tega. Bayangkan usianya baru 13 tahun masih sangat kecil tapi harus menyusui bayi. Saat,” ujar Kades setempat berinisial, AS (35) kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (20/8/2022).

Baca Juga :  Kronologi 2 Siswi SMP di Sragen Asyik Nongkrong Tiba-Tiba Didatangi Begal. Tubuh Dijengkangkan HP Dirampas

Seperti diketahui saat ini ibu korban yang berinisial IT (30) juga sedang mengasuh bayi dari kehamilannya bersama pelaku atau suaminya.

Tepat selisih 35 hari setelah kelahiran bayi ibunya, DA yang juga dihamili bapak tirinya itu menyusul melahirkan bayi laki-laki.

Sehingga ibu dan anak itu sama-sama mengasuh bayi hasil hubungan dengan J. Karena korban memutuskan melanjutkan sekolah lagi, saat ditinggal sekolah, anaknya dititipkan dan diasuh oleh ibunya di rumah.

Baca Juga :  Istri Sandiaga Beli Batik Sutra Brotoseno Rp 15 Juta, Nyonya Erick Thohir Langsung Borong 20 Potong

“Karena anaknya masih mau sekolah. Kami sangat mengapresiasi semangatnya itu. Alhamdulilah pihak sekolah bisa menerima kembali dan teman-temannya juga memberi support. Dan tidak ada yang mem-bully,” ujarnya.

Kades menambahkan melihat beban keluarga terutama ibu DA yang kini ditinggal suaminya ditahan di Polres, warga di sekeliling juga tergerak untuk membantu makanan atau kebutuhan lainnya.

“Warga sudah siap urunan karena kasihan banget melihat beban keluarga ibu dan korban yang sama-sama mengasuh bayi. Tidak ada sumber penghasilan dan suami dipenjara. Kadang yang dekat sering ngasih lauk atau makanan,” jelas AS.

Sementara saat ditangkap di Polres Sragen, J mengaku nekat menyetubuhi anak tirinya yang masih kelas 1 SMP itu karena tak kuat menahan nafsu melihat korban keluar kamar mandi hanya pakai handuk.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com