JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Miris, 3 dari 4 Anak Sudah Merokok, Peraturan Pemerintah Dinilai Tak Efektif Tekan Jumlah Perokok Anak

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kondisi miris terjadi pada dunia anak tanah air. Dimana 3 dari 4 anak sudah merokok sebelum usia 20 tahun.

Sementara regulasi yang ada yakni
Peraturan Pemerintah atau PP Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan harus direvisi. Pasalnya PP tersebut belum cukup efektif menurunkan jumlah perokok anak.

Melansir kemkes.go.id, Selasa (2/8/2022), PP Nomor 109 Tahun 2012 dipandang tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman dengan semakin maraknya iklan, promosi, dan sponsor produk rokok di berbagai media.

Baca Juga :  Ini Batas Maksimal Konsumsi Gula dan Garam Perhari, Jangan Sampai Melebihi Takaran Berikut ya

Ditambah lagi pengaturan mengenai bentuk-bentuk rokok lain seperti rokok elektrik belum diatur dalam PP Nomor 109 Tahun 2012.

Kondisinya saat ini penjualan rokok masih terus meningkat, begitupun dengan jumlah konsumsi rokok, perokok anak, dan kematian akibat merokok juga kian meningkat.

Penjualan rokok pada tahun 2021 meningkat 7,2% dari tahun 2020, yakni dari 276,2 miliar batang menjadi 296,2 miliar batang.

Baca Juga :  Terungkap Tujuan Polisi Wonogiri Ikuti Pemberian Motivasi, Soal Recharge Otak dan Hati Hingga Adanya Pelanggaran

Konsumsi rokok berjumlah 70,2 juta orang dewasa, dan penggunaan rokok elektrik meningkat 10 kali lipat dari 0,3% di tahun 2011 menjadi 3% di tahun 2021.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah jumlah perokok anak ikut meningkat. Berdasarkan data Global Youth Tobacco Survey, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), dan Sentra Informasi Keracunan Nasional (Sikernas) dari BPOM menyebutkan ada 3 dari 4 orang mulai merokok di usia kurang dari 20 tahun.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com